Dianggap Tidak Produktif, Warga Ramai-ramai Jual Lahan Pertanian ke PBS Kelapa Sawit

229
Foto: MAR/BS-Lahan pertanian yang telah dijual kelompok tani kepada PBS kelapa sawit kini sedabg dibersuhkan. Tampak alat berat milik perusahaan melakukan pembersihan lahan.

Editor: A Uga Gara

SAMPIT- Kelompok Tani Bina Bersama II, Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Samuda, Kotawaringin Timur ramai-ramai menjual lahan pertanian ke pihak PBS kelapa sawit.

Mereka beralasan, lahan pertanian yang dibagi pada tahun 2012 seluas 200 hektar tersebut di jual lantaran tidak prudukrif karena sering banjir dan susah untuk digarap karena berdataran rendah.

“Kami juga tidak tau nama perusahaan yang sebenarnya, hanya tau tempat tinggal bos saja,” kata Hatta yang juga warga Desa Bagendang Hulu kepada beritasampit.co.id, Minggu(4/11/2018) siang.

Baca Juga:   Tediansyah : Komitmen Kita Memajukan Olah Raga Masyarakat MHU

Lanjutnya, untuk pembayaran sudah mereka lakukan cara bertahap, mulai dikasihkannya beberapa persen uang muka yang disepakati bersama. Sedang pembayaran harga jual beli sudah diserahkan pihak perusahaan sebanyak 2 kali pembayaran, yakni, dana pertama sebanyak 30 persen, Kedua, 50 persen pada tanggal 25 Oktober 2018.

Sedang ketiga, masih menunggu pencairan selanjutnya.”Kalau harga jual beli kami sepakati dengan anggota poktan Rp 5 juta perhektare,” ujarnya menyebutkan.

(mar/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments