Lelaki yang Tewas Tergantung di Jalan Metro Tv Sempat Diberikan Pertolongan Pertama

1599
BAIM/BS - Jasad korban Slamet saat berada didalam mobil ambulance milik PMI Kotim.

SAMPIT – Sebelum dilaporkan meninggal dunia, Slamet (28) yang ditemukan tergantung diri di rumah Jalan Metro Tv Gang Regi, Kecamatan MB Ketapang tersebut sempat diberikan pertolongan pertama oleh Angga Gusdiono dengan cera menekan dadanya korban.

“Melihat korban gantung diri saya panik dan bingung dan bahkan saya mengira korban masih hidup. Saya bertindak cepat berusaha menopang badan korban yang bergelantungan dengan tali mengikat di lehernya. Setalah itu saya panggil Ibu saya meminta sebilah pisau dan saya memotong tali tersebut,” kata Angga Gusdiono, Rabu (5/11/2018).

Baca Juga:   Aksi Akrobatik Escudo di Palangka Raya, Escudo Bersenggolan Dengan Agya

Dijelaskan pemuda berusia 17 tahun ini, setalah ia berhasil memotong tali nilon (tapi jemuran) warna biru, kemudian ia berusaha memberikan nafas buatan dengan menekan jantung korban Slamet.

Dalam bahasa kedokteran biasa disebut dengan istilah Cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau Resusitasi Jantung Paru-paru dan pemberian nafas buatan.

Alhasil, ternyata bantuan yang coba diberikan oleh Angga pemilik rumah tempat korban mengakhiri hidupnya itu tidak membuahkan hasil, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Tidak terlalu lama waktu berjalan, akhirnya pihak Polsek Ketapang serta unit identifikasi Polres Kotim datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.

Baca Juga:   Ini Identitas Lelaki yang Tewas Tergantung di Jalan Metro Tv

Hingga kini setelah jasad Slamet dievakuasi ke ruang instalasi kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dengan apa hasil visum dari jasad korban.

(im/beritasampit.co.id)

Editor : Irfan

Komentar Facebook

comments