Balita dan Bumil di Desa Ini Dapat Tambahan Gizi Bervariasi

753

SAMPIT – Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melaksanakan program Posyandu kepada Balita dan ibu hamil (Bumil) dalam kegiatan rutinnya, selain pemeriksaan kesehatan. Juga memberikan tambahan makanan yang gizinya bervariasi setiap bulannya.

Hal itu diungkapkan, Ketua Penggerak Tim PKK, Desa Ujung Pandaran, Lanny Chandra, kepada beritasampit.co.id, Jum’at (14/12/2018), di kediamannya, yang mana kegiatan rutin selama dirinya menjabat menjalankan program posyandu itu dengan melakukan asupan makanan tambahan dengan menu dan gizi yang bervariasi.

“Dulu sebelum kita makanan yang disajikan untuk balita dan ibu hamil hanya itu-itu aja. Kali ini, menu itu kita olah dengan variasi sesuai selera. Tak mengurangi nilai gizinya. Biar mereka yang datang lebih semangat lagi,” ujar Lanny yang akrab disapa.

Baca Juga:   Tanam Padi Okmar Desa Sebamban 2016-2017 Menurun, Kenapa ?

Lanjutnya, kegiatan rutin posyandu yang dilaksanakan di desa ini, sambungnya, mulai dari tanggal 5- 6 setiap bulannya. Dengan melakukan asupan makanan tambahan menu bergizi yang bervariasi itu, minat peserta yang hadir dan datang pada kegiatan sebulan sekali itu bersemangat.”

Awal bulan tadi peserta yang datang bertambah banyak. Untuk balita dan bumil di Ujung Pandaran sebanyak 110 orang, dan di Dusun Kalap Seban berjumlah 60 orang,” ujarnya merincikan. Adapun menu tambahan makanan yang bervariasi itu sebutnya, tidak hanya bubur ayam dan bubur kacang hijau saja. Melainkan berbagai menu yang gizinya disesuaikan dengan usia bagi balita dan bumil tersebut.

Baca Juga:   94 Miliar Usulan MHS di Musrenbang RKPD Kabupaten Kotim Tahun 2020

“Bisa kita tambah lagi pada menu berikutnya, seperti, telur rebus, susu, puding serta kue-kue lainnya,” katanya merincikan.
Dalam rutinitas itu pula kata Lanny, fihaknya lebih menjaga kesehatan warganya, agar mereka benar-benar mendapatkan menu yang bergizi dimasa pertumbuhan bayinya yang memenuhi asupan empat sehat, lima sempurna.

Dalam memberikan pelayanan kita melibatkan Kader posyandu desa sebanyak 6 orang dan tenaga puskesmas sejumlah 3 orang,” ujarnya menyebutkan.

(mar/beritasampit.co.id)