Patut Dicontoh, Pulau Hanaut Gelar MTQ Jelang Pergantian Tahun

1363
Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur mengesperisi kegembiraan menyambut tahun baru dengab melaksanakan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-5.

Editor: A Uga Gara

SAMPIT- Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-5.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari di Desa Bapinang Hulu, mulai tanggal 31 Desember sampai dengan 2 Januri 2019 mendatang.

Camat Pulau Hanaut Edyy Mashami mengatakan, pelaksanaan MTQ diakhir tahun sengaja ditetapkan oleh panitia untuk merayakan Tahun Baru dengan kegiatan keagamaan.

Hal itu dimaksudakan, agar nuansa pemahaman khususnya kepada anak-anak muda dan regenerasi penerus bangsa tidak kebablasan dalam mengekpresi kegembiraan menyambut tahun baru.

Kecamatan Pulau Hanaut sendiri mengemas acara akhir tahun dan menyambut tahun baru sebagai bentuk rasa syukur dan lebih siap dan tangguh sebagai generasi menghadapi tantangan tekhnologi serba modern masa kini.

Baca Juga:   ​Merusak Moral dan Psikologis Anak, Kadisdik Minta Pelaku Pencabulan Dihukum Berat

“Dengan kegiatan MTQ diakhir tahun ini kami memandang MTQ bukan hanya sebuah acara rutin, bukan lomba menang atau kalah dalam seni membaca Al-Qur’an. Tapi Kami mengajak kepada kita semua agar menjadikan MTQ sebagai suntikan energi bagi umat Islam untuk membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Edyy Mashami, Minggu (30/12/2018).

Panitia MTQ ke-V tingkat Kecamatan Pulau Hanaut telah membuka pendaftaran sejak terbentuknya Panitia MTQ beberapa bulan lalu.

Semua masyarakat yang mewakili desanya masing-masing turut dalam penyelenggaraan ajang kontetastan tersebut. Terlebih para anak-anak anak sekolah negeri maupun Pondok Pasantren.

Baca Juga:   Kotim Terus Melaju Tambah Medali di Porprov XI Muara Teweh, Ini Klasemen Sementara Perolehannya

“MTQ diikuti 14 Desa. Kegiatan Akbar ini akan lebih bergengsi dan seru,” ucap Eddy Mashami penuh optimis.

Ada beberapa cabang lomba yang dihelat dalam MTQ tersebut yakni ; Cabang tilawah, putra-putri usia 12 – 14 tahun 1-10 juz, tingkat remaja (24 tahun) 1-20 juz dan tingkat dewasa umur 40 tahun 1-30 juz. Cabang Hafizh Al-Qur’an untuk golongan 1 juz dan 5 juz tilawah.

Cabang fahmil Al-Qur’an usia 18 tahun beregu campuran. Kemudian, cabang Maulid Habsyi dan busana muslim.

(mar/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments