Katingan Jadi Daerah UHC, Ini Permintaan Wabup ke SOPD

Wakil Bupati Katingan Sunardi N.T Litang

Editor: Akhiruddin

KASONGAN – Kabupaten Katingan telah dinobatkan sebagai daerah Universal Health Covirage (UHC). UHC adalah gelar bagi daerah yang telah memastikan masyarakatnya memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kesulitan.

800

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Katingan, Sunardi NT Lintang dalam sambutannya pada pelaksanaan pembukaan rapat Koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Katingan, di Aula Kantor Bappelitbang Katingan, Kamis (7/11/2019).

Menurut Sunardi, Pemerintah Kabupaten Katingan bersama-sama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah pusat telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk menurunkan beban pengeluran keluarga miskin seperti bantuan pangan non tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP).

BACA JUGA:   Bupati Apresiasi Polres Katingan Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Selain itu pemerintah juga memiliki program bantuan seragam sekolah, bedah rumah, Jaminan Persalinan Normal (Jampersal), Kartu Indonesia sehat (KIS) baik penerima bantuan iuran yang bersumber dari APBN maupun APBD.

“Dan pada tahun 2019 ini Kabupaten Katingan sudah dinyatakan Universal Health Covirage (UHC) yaitu kita telah memastikan masyarakat kita memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kesulitan, dalam hal pembiayaan dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 23 milyar,” terang Sunardi.

Sementara program peningkatan pendapatan, yaitu dengan meningkatkan produktifitas masyarakat miskin pemerintah daerah telah melakukan beberapa program dan kegiatan seperti cetak sawah, pemberian bantuan bibit tanaman, bantuan hewan ternak, bantuan bibit ikan, bantuan alat-alat pertanian, bantuan pupuk, peningkatan ketrampilan dan bantuan Iain yang ditujukan untuk mambantu masyarakat miskin meningkatkan pendapatannya dan dapat keluar dari zona kemiskinan.

BACA JUGA:   Tangani Covid-19 Cukup Rp 15 M dari APBD, Sakariyas: Sisanya Bisa Untuk Dana Pembangunan

“Dari semua program bantuan yang telah dilakukan, saya meminta kepada seluruh Kepala OPD terkait agar melakukan monitoring dan evaluasi tentang efktifitas pemberian bantuan dalam rangka menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Katingan. Jika masih ada yang kurang tepat agar selalu dilakukan perbaikan baik program dan kegiatan maupun data sasaran penerima bantuan,” jelas Sunardi yang juga ketua tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Katingan.(ar/beritasampit)