Pedagang Eks Mentaya Protes Tak Dapat Kios, Padahal Aktif Jualan

CEK NAMA : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kabid Perdagangan HM Taher saat mengecek nama para pedagang yang akan menempati kios eks Mentaya Sampit, Kamis 5 Maret 2020.

SAMPIT – Aksi protes terkait hasil pengundian kios untuk pedagang eks taman kota yang akan menempati pusat pertokoan eks mentaya Sampit tidak hanya para pedagang aksesoris. Disisi lainnya, ternyata ada pedagang aktif justru tidak dapat kios.

“Saya aktif jualan kenapa saya tidak dapat kios, ini tidak adil,” teriak salah seorang pedagang pada saat pengundian kios di pasar eks Mentaya Sampit, Kamis 5 Februari 2020.

BACA JUGA:   Camat Pulau Hanaut Apresiasi Kerja Panitia Pilkada Serentak, Sampai Bertaruh Nyawa

Aksi protes itu sempat membuat gaduh, namun mereda setelah diteliti petugas ternyata ada kesalahan entry data, “Itu nama bapak ada, jadi jangan protes dulu,” ucap Kepala Bidang Perdagangan HM Taher.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagperin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Zulhaidir menegaskan, pihaknya sudah melakukan pendataan para pedagang aktif yang berjualan di lokasi eks Mentaya Sampit.

BACA JUGA:   Dewan Ingatkan PBS Jangan Lupakan Kewajiban Sosial Terhadap Masyarakat

“Kami sudah melakukan pendataan terutama pedagang yang aktif yang ada dilokasi, kemungkinan yang tidak dapat kios itu kecil (sedikit),” ucap Zulhaidir yang juga merangkap jabatan sebagai Sekretaris Disdagperin Kotim ini. (ifin/beritasampit.co.id).