Sidang Peladang Dikawal Ketat Aparat, Lalu Lintas Jalan Ditutup

PENGAMANAN : SHP/BERITA SAMPIT - Aparat kepolisian terlihat sedang memantau Anggota Ormas adat saat persidangan peladang di Pengadilan Negeri Muara Teweh, Senin 30 Maret 2020.

MUARA TEWEH – Sidang kasus peladang, Saprudin di Barito Utara dikawal ketat aparat Polres Barito Utara. Terlihat sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Muara Teweh, Senin 30 Maret 2020.

Pantauan beritasampit.co.id bahwa ratusan aparat kepolisian dan unit pendukungnya seperti mobil Water Canon, CRT dan Kawat Berduri, serta Patwal, sudah disiagakan dari pagi di halaman Pengadilan.

800

Selain itu, dalam proses sidang tersebut jalan Yetro Sinseng yang melintas dua arah di depan Pengadilan Negeri Muara Teweh juga ditutup.

BACA JUGA:   Jalan Desa Sei Rahayu I yang Sempat Terendam, Kini Sudah Mulai Surut

Jalan arah dari Bundaran Besar Muara Teweh ke Dermaga arah luar kota Muara Teweh di arahkan ke jalan Langsat. Jalan dari arah Dermaga menunuju Bundaran Besar, diarahkan ke jalan Nenas tembus jalan Pramuka. Sehingga, arah laju mobil dan motor pada dua arah jalan tersebut melambat.

Kapolres Barito Utara, AKBP Dodo Hendro Kusuma SIK melalui Kabag Ops Erwin Situmorang SIK mengatakan, bahwa jumlah personel yang diturunkan sebanyak 60 orang.

BACA JUGA:   Barito Utara Tanggap Darurat Batingsor, Pemkab Susun Strategi Penanganan Cepat

“Kita menurunkan sebayak 60 orang personel, dari berbagai kesatuan yang ada di Polres Barito Utara beserta sejumlah unit mobil pendukungnya termasuk kendaraan taktis,” katanya di halaman Pengadilan Negeri Muara Teweh. (shp/beritasampit.co.id).