35 Bintara Polresta Mengalami Kenaikan Pangkat, Kapolresta Harap Lebih Berpretasi Tingkatkan Kinerja

IST/BERITA SAMPIT - 35 orang Bintara Polresta Palangka Raya yang mengalami kenaikan pangkat.

PALANGKA RAYA – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya menyelenggarakan Upacara Korps Raport yang menandakan kenaikan pangkat bagi anggota Polri di lapangan Mapolresta Palangka Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa 30 Juni 2020.

Tercatat, sebanyak 35 orang Bintara Polresta menerima kenaikan pangkat, yakni 8 orang berpangkat Aipda, 6 orang berpangkat Bripka, 20 orang berpangkat Brigpol dan satu orang berpangkat Bripda, menjadi setingkat lebih tinggi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) beserta seluruh personelnya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

BACA JUGA:   Puluhan Tahanan Polresta Palangka Raya Ikuti Rapid Test

Dalam amanatnya, Jaladri berharap dengan momen kenaikan pangkat tersebut dapat memberikan perubahan, motivasi, pola pikir dan semangat untuk lebih berprestasi dalam meningkatkan kinerja menuju Polri yang lebih profesional, modern dan terpercaya, serta semakin dicintai masyarakat.

“Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Polri kepada anggotanya yang telah mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat secara tulus dan ikhlas, oleh karena itu manfaatkanlah hal ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Jaladri.

Kenaikan pangkat 35 bintara tersebut bisa dikatakan menjadi momen yang istimewa, sebab penghargaan itu mereka terima dalam suasana menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-74 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2020 besok.

BACA JUGA:   Disambut Isak Tangis Keluarga, Pasien Ini Dijemput di Rumahnya 

“Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-74, kualitas diri harus terus diasah dan dikembangkan sehingga dapat menampilkan sosok Polri yang unggul dan humanis, yang tentunya dengan adanya kenaikan pangkat maka konsekuensi kinerja juga harus semakin ditingkatkan,” pesan Jaladri.

Menutup amanatnya, dirinya mengingatkan agar menghindari penyimpangan dan pelanggaran sekecil apa pun, yang dapat merusak citra hingga nama baik institusi Polri dan menimbulkan kebencian serta menurunnya kepercayaan masyarakat. (Hardi/beritasampit.co.id).