Wakil Ketua I dan II DPRD Kobar Monitoring Banjir di Kolam, Pemprov Diminta Segera Atasi

PENINJAUAN : IST/BERITA SMAPIT - Wakil Ketua I, Mulyadin dan Wakil Ketua II DPRD Kobar, Bambang Suherman yang didampingi Kapolsek Kolam IPTU Kustiyano saat meninjau jalan yang tergenang banjir di Kecamatan Kolam beserta (inzet) Peta Jalan Beji di Kolam.

PANGKALAN BUN – Wakil Ketua I, Mulyadin dan Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Bambang Suherman monitoring lokasi banjir di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kobar. Kedua unsur pimpinan DPRD monitoring beberapa ruas jalan Pangkalan Bun – Kolam yang tergenang banjir.

“Saya bersama Wakil Ketua I DPRD Kobar Bapak Mulyadin, melakukan monitoring di ruas jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama tepatnya di km 37 sepanjang 30 meter yang tergenang banjir, untuk itu diharapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk segera atasi banjir tersebut dengan membuat box culvert,” kata Bambang, Senin 6 Juli 2020.

Di km 37 itu, katanya, ada cekungan yang begitu dalam sehingga begitu terjadi luapan air sungai maka terjadi genangan air yang dalam, hal itu tentunya menghambat kelancaran lalu lintas terutama bagi pengguna kendaraan bermotor.

BACA JUGA:   253 Rumah Warga  di 7 Desa Terendam Banjir di Kobar

“Kalau banjir di km 37 itu tidak segera ditangani maka akan menggerus aspal yang ada saat ini, dimana untuk ruas jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama menjadi kewenangan Provinsi Kalimantan Tengah, tadi juga pas kami monitoring, kami melihat ada petugas dari Dinas PUPR Kalimantan Tengah,” ujar Bambang.

Selain monitoring ke ruas jalan Pangkalan Bun – Kolam lanjut Bambang, dirinya bersama Wakil Ketua I DPRD Kobar juga monitoring ke Jalan Beji, dimana jalan tersebut masuk ranah Dinas PUPR Kobar, sehingga jalan itu bisa dikelola dan dimanfaatkan sebagai jalan menuju Kecamatan Kolam.

BACA JUGA:   Wacana Pembukaan Sekolah, Anggota DPRD Ini Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan

“Dinas PUPR Kobar bisa merencanakan untuk memanfaatkan jalan Beji itu dengan melakukan penimbunan diruas jalan tersebut, dan kami akan dukung bila Pemkab Kobar akan melakukan peningkatan jalan Beji tersebut,” ujar Bambang.

Menurutnya, ruas jalan yang menghubungkan Pangkalan Bun – Kolam merupakan akses jalan penghubung bukan saja antara kecamatan dengan kota Pangkalan Bun, melainkan jalan penghubung antar Kabupaten Kobar dan kabupaten tetangga. Bahkan, jalur ke Provinsi Kalimantan Barat sehingga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. (Man/beritasampit.co.id).