Rubah Mindset Masyarakat Cegah Karhutla, Ini yang Dilakukan Polres Kotim

FOTO BERSAMA : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Camat, Kasat Binmas Polres Kotim, Kades dan perangkat desa, MPA desa foto bersama usai mengadakan kegiatan.

SAMPIT – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) mulai gencar melaksanakan program Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kali ini, sasarannya di Kecamatan Pulau Hanaut.

Peserta yang hadir ada 14 Kepala Desa (Kades) dan beberapa perangkat desa di Kecamatan Pulau Hanaut. Selain itu, Masyarakat Pemburu Api (MPA) desa. Kegiatan dipusatkan di Aula kecamatan setempat.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasat Binmas IPTU Guntur Reden Winarto mengatakan, ada tujuh kegiatan yang akan dilaksanakan, salah satunya di Kecamatan Pulau Hanaut.

BACA JUGA:   Gerindra Klaim Tim Sahati Gabung Suprianti-Sanidin

“Ada tiga narasumber yang dihadirkan yakni, Danramil 06 Samuda, Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Pulau Hanaut dan Polres Kotim,” ucapnya kepada wartawan beritasampit.co.id, usai kegiatan, Kamis 13 Agustus 2020.

Guntur menjelaskan, ada beberapa pembahasan yang disampaikan narasumber, salah satunya membuka lahan tidak dengan cara dibakar.

“Inti dari diskusi ini, bagaimana mengubah mindset (pola pikir) masyarakat agar membuka lahan tanpa dibakar tapi yang ramah lingkungan. Namun, tidak mengurangi kesuburan tanah,” ujarnya.

Polres Kotim mengimbau agar masyarakat patuh akan aturan, dan menyadari bahwa membuka lahan dengan cara dibakar bukan lagi budaya melainkan merusak lingkungan.

BACA JUGA:   Aksi Pembakaran Lahan Mulai Marak di Sampit

“Diskusi ini, kami tidak hanya membahas pencegahan dan penanggulangan Karhutla melainkan juga menyampaikan sanksi hukum dan solusi. Hal itu sesuai apa yang diprogramkan pemerintah yakni Indonesia Bebas Asap,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Pulau Hanaut H Eddy Mashamy mengucapkan terima kasih terpilihnya kecamatan yang dia pimpin masuk dalam salah satu lokasi program pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Polres Kotim dan kepada seluruh kades, perangkat desa dan MPA desa hendaknya sosialisasi ini penyampaiannya dilanjutkan ke warga desanya masing-masing,” sarannya,” harapnya. (ifin/beritasampit.co.id).