Tiga Jembatan Hasil TMMD Harus Dirawat

SAMPIT – Tiga buah jembatan yang menjadi sasaran fisik dalam kegiatan TMMD Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut kini sudah berdiri kokoh. Ketiga jembatan itu dibangun dengan cucuran keringat dan perjuangan yang sangat melelahkan. Sebab itu, sudah seharusnya jika bangunan – bangunan tersebut dirawat dan dijaga.

Selain itu juga ada sasaran tambahan yang kini juga sudah dimanfaatkan yaitu renovasi musala Alhidayah serta pembangunan pos terpadu.

Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Czi Akhmad Safari SH mengungkapkan, keberadaan jembatan yang kini sudah selesai rehab diharapkan memberikan manfaat yang besar bagi warga di Kecamatan Pulau Hanaut.

BACA JUGA:   Kegiatan Keagamaan Semakin Lancar Berkat Mushala Diperbaiki Satgas TMMD

“Selain itu kami juga mengharapkan agar masyarakat di sana menjaga dan merawat jembatan yang sudah selesai rehab tersebut, sehingga bisa bertahan lama usianya,” terang Akhmad Safari.

Ketiga jembatan tersebut yaitu Handil Gayam ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir. Kemudian jembatan Handil Samsu panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir. Selanjutnya jembatan Sei Babirah panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

BACA JUGA:   Damdim Buntok: Karya TMMD Harus Dijaga

Kondisi ketiga jembatan tersebut sudah berubah drastis jika dibandingkan sebelum dilakukan rehab. Kini masyarakat tidak perlu takut dan khawatir lagi saat melintas di atas ketiga jembatan tersebut. (rls)