PT IMK Raih Dua Penghargaan Atas Keberhasilan Program CSR Dari Kemenko PMK-RI

IST/BERITA SAMPIT- Direktur PT. IMK Ongku P. Hasibuan dan Yustinus Widodo sebagai Senior Manager CSR dan Security saat menerima penghargaan dari Kemenko PMK-RI

PURUK CAHU – PT Indo Muro Kencana (PT IMK) mendapatkan dua penghargaan sekaligus yaitu, Kategori Platinum untuk Program Rumah Getah Gunung Gantilung Sukses, dan Kategori Gold untuk Program Digester Biogas Olah Limbah Jadi Berkah. Kedua program tersebut masing-masing berlokasi di Desa Mangkahui dan Desa Datah Kotou.

Kedua penghargaan bergengsi itu diserahkan oleh Deputi Standarisasi Nasional Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK-RI), sebagai mitra strategis organisasi CFCD.

Penyerahan kedua penghargaan itu dalam acara sebuah lembaga dan forum di bidang pengembangan masyarakat Corporate Forum For Community Development (CFCD)
dan Penganugerahan Indonesian CSR Award (ICA) yang diterima langsung oleh Direktur PT IMK Ongku P Hasibuan dan Yustinus Widodo sebagai Senior Manager CSR dan Security. di Jakarta, Jumat 06 November 2020 lalu.

Direktur PT IMK Ongku P Hasibuan mengatakan, partisipasi PT. IMK dalam ajang Idonesian CSR Award 2020 ini diawali dari hasil laporan tahunan PPM-IMK kepada Management Perusahaan terkait Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) unggulan yang diselenggarakan oleh Departemen CSR IMK.

BACA JUGA:   UMK Mura Untuk 2021 Ditetapkan Sebesar Rp 3.205.291

“Program yang diikutsertakan adalah Program Pemberdayaan Rumah Getah yang sudah menjadi perhatian masyarakat luas dan Bupati Murung Raya), serta Program Biogas Olah Limbah Jadi Berkah,” ungkapnya.

Menurut Ongku P Hasibuan, Dengan adanya Program Rumah Getah, maka telah meningkatkan nilai tambah dan naiknya harga hasil panen karet masyarakat. Untuk program Biogas Olah Limbah Jadi Berkah yang meraih peringkat Gold,

Saat ini, Sambungnya, sudah berhasil dinikmati oleh penerima manfaat berupa gas yang berasal dari fermentasi kotoran ternak sapi dan kambing di dalam reaktor biogas. Program ini dapat menggantikan peran bahan bakar gas Elpiji, sehingga bisa menghembat pengeluaran rumah tangga.

Selain itu, limbah reaktor biogas berupa slurry (lumpur) dapat diolah menjadi pupuk organik cair, pestisida dan pupuk padat yang bernilai ekonomi tinggi.

Dirinya juga menyampaikan Managemen PT IMK sangat apresiasi kepada pimpinan serta Panitia CFCD atas atas penyelenggaraan ICA Award 2020 ini, serta menyampaikan rasa bangga kepada Management Site IMK beserta Tim CSR yang telah menyelenggarakan pendampingan masyarakat lingkar tambang, serta mengedepankan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

BACA JUGA:   Pemdes Muara Untu Bangun Gedung Serbaguna Gunakan Dana Desa

Oleh karena itu, PT IMK berkomitmen menelurkan program-program Pemberdayaan dan Pengembangan masyarakat untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar operasi tambang.

“Dengan mengikuti ICA Award 2020 PT IMK berkomitmen untuk melakukan kerjasama program PPM dan menjadi pendamping sekaligus mitra masyarakat lingkar tambang dalam
memberdayakan potensi lokal. Perhelatan ini menjadi pembuktian bahwa perusahaaan telah memenuhi standar-standar nasional dan internasional di bidang Pembangunan Berkelanjutan SDG’s, ISO 26000 dan SNI,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Ketua Steering Committee ICA 2020 Sarwat Fardaniyah menyebutkan, Ajang Indonesian CSR Award (ICA) sendiri adalah perhelatan 3 tahunan yang diselenggarakan oleh CFCD, dan bertujuan mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial dari para pelaku usaha di berbagai bidang.

“ICA 2020 adalah penyelenggaraan penganugerahan piagam yang Ke-6, yang diawali pada tahun 2005. Tahun 2020 ini, ajang ini diikuti oleh 39 badan usaha, dan melakukan penilaian terhadap 151 program dan 8 perorangan,”tandasnya.

(Lulus/beritasampit.co.id)