Anak Palopo Sulsel Syarief Hasan Luncurkan Buku ‘Nakhoda Menatap Laut’

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan Saat Peluncuran buku Nahkoda Menatap Laut, Kamis, (17/12/2020). Dok: Istimewa

JAKARTA– Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meluncurkan buku Authorized Biography “Nakhoda Menatap Laut”. Buku setebal 589 halaman itu merupakan catatan perjalanan hidup Syarief Hasan.

“Saya berharap buku ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda penerus bangsa,” tutur Syarief saat peluncuran bukunya di Ballroom Hotel Mulia, Kamis, (17/12/2020) malam.

Hadir dalam acara tersebut ada beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Selain itu, hadir juga Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Ketua Badan Pengkajian MPR, Djarot Saiful Hidayat, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsa, Anggota DPR Tanri Abeng, serta keluarga besar Syarief Hasan.

Syarief adalah Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II Era Presiden SBY itu menjelaskan bahwa ada misteri dibalik judul buku ‘Nakhoda Menatap Laut’.

“Saya sendiri cukup terkejut atas judul ini, dan datangnya tiba-tiba. Mudah-mudahan Ini akan memberikan inspirasi bagi kita semuanya,” ungkap suami tercinta Artis Ingrid Kansil itu.

Syarief Hasan bersama Ingrid Kansil menggunakan Pakaian Khas Bugis. (dok pribadi)

Adapun pesan yang disampaikan Syarief Hasan melalui buku itu yakni jangan pernah berhenti untuk mengejar cita-cita apapun halangan dan rintangan yang datang. Hadapi segala rintangan dengan keyakinan bisa melalui halangan itu dan meraih cita-cita.

BACA JUGA:   Catatan Perjalanan ke Tanah Bone Makassar

“Tidak mudah untuk menjadi sukses, tetapi dengan keyakinan penuh kita bisa meraih cita-cita,” imbuh dia.

Syarief lahir pada 17 Juni 1949 di kota Palopo, provinsi Sulawesi Selatan.

“Sebagai anak desa dari Palopo, kalau ingin menatap masa depan yang bagus harus menyeberangi laut. Di situlah saya belajar, kalau mau sukses maka harus berani mengarungi laut, dan laut itu banyak tantangannya, antara lain ombak dan sebagainya. Tapi saya yakin bisa meraih apa yang saya cita-citakan,” tandas Syarief.

Syarief mengungkapkan salah satu orang yang menginspirasi untuk menatap dan menyeberangi laut ke masa depan adalah Tanri Abeng.

“Dunia bukan hanya Indonesia. Untuk menuju kesuksesan harus berjuang keras.Pak Tanri Abeng saat itu baru pulang dari AS dengan kemampuan bahasa Inggris yang menyamai native speaker, bagi saya itu suatu hal yang luar biasa. Sosok Tanri Abeng inilah yang menginspirasi saya hingga saya menjadi seperti sekarang ini,” ujar Syarief.

Syarief Hasan juga menyebutkan Presiden RI Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono banyak memberikan kepercayaan terhadap dirinya.

BACA JUGA:   Informasi Pemerintah Daerah Se-Indonesia Akan Terintegrasi Dalam Satu Sistem

Kepercayaan itu antara lain menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Menteri Koperasi dan UKM, Sekretaris Gabungan Koalisi Kabinet Indonesia Bersatu, dan sekaligus sebagai Ketua Harian Partai Demokrat, sekarang sebagai Wakil Ketua MPR.

“Ini adalah salah satu rahmat dan hidayah yang diberikan oleh Allah SWT melalui Susilo Bambang Yudhoyono,” ucap Syarief Hasan.

Melalui buku ‘Nahkoda Menatap Laut’ Syarief menceritakan perjalanan hidup sejak di Palopo, tanah kelahirannya hingga meniti karir dalam posisi puncak sebagai Wakil Ketua MPR.

“Melalui buku ini saya ingin menceritakan apa yang saya alami. Mudah-mudahan dapat menjadi inspirasi bagi generasi-generasi yang akan datang. Semoga buku ini dapat memberikan salah satu nilai tambah bagi generasi yang akan datang,” kata Syarief.

Authorized biography yang ditulis Tim dari Penerbit Mizan ini memakan waktu yang cukup lama.

“Tanpa terasa, ternyata penulisan buku ini memakan waktu 6 tahun baru selesai. Kita mulai saat saya belum selesai menjadi Menteri Koperasi dan UKM, dan baru selesai setelah satu tahun saya menjabat sebagai Wakil Ketua MPR,” pungkas Syarief Hasan.

(dis/beritasampit.co.id)