Desa Handil Sohor Penghasil Bawang Prei Terbesar di Kotim

TANAH SUBUR : IST/BERITA SAMPIT - Luasan lahan tanam bawang prei sekitar 200 hektare membuat Desa Handil Sohor penghasil terbesar di wilayah Kotim.

SAMPIT – Penghasil bawang prei terbesar ternyata ada di Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Per 3 bulan mampu menghasilkan sekitar 4 ton.

“Kalau tidak mendesak ekonomi di panen petani minimal 2,5 bulan, kalau normalnya maksimal 3 bulan sudah dipanen,” ucap Kepala Desa Handil Sohor Muhammad Yusuf kepada wartawan media siber beritasampit.co.id, Kamis 1 April 2021.

Dinyatakan desa itu sebagai penghasil bawang prei terbesar, menurut Yusuf, hal itu dikarenakan luasan lahan pertanian mencapai 200 hektare.

BACA JUGA:   Masalah Kepengurusan Koperasi PHL di Desa Jatiwaringin Berujung Pelaporan Ke Polisi

“Lahan pertanian untuk tanaman bawang prei 200 haktare, sekali panen sekitar 4 ton rata-rata per 3 bulan sekali,” ujar Agung panggilan akrabnya sehari-hari.

Dia menjelaskan, penghasil bawang prei itu letaknya di wilayah transmigrasi Handil Sohor. Petani di trans itu tidak hanya menanam hortikultura bawang prei bahkan jenis lainnya misalnya, terong, jagung bahkan cabai.

BACA JUGA:   Kualitas dan Distribusi Bantuan Sosial Diperiksa Polda dan Kejati, Gubernur: Saya Ingin Bantuan Ini Sampai

“Mengenai pemasaran, biasanya para tengkulak yang langsung datang ke transmigrasi. Namun, kedepannya hal ini akan kami cari solusi supaya harga tetap stabil,” janji Agung.

Yang jadi permasalahan saat ini, tambahnya, tidak hanya mengenai tengkulak yang acapkali memainkan harga, juga mengenai pupuk bersubsidi sering terjadi kelangkaan.

“Dampak dari kelangkaan pupuk subsidi hasil panen turun drastis, biasanya 4 ton jadi 2,5 ton per tiga bulan,” tandasnya.

(ifin/beritasampit.co.id)