Panen Total Udang Vaname di Sukamara Capai 32 Ton

ENN/BERITA SAMPIT - Bupati Sukamara bersama rombongan saat melihat hasil awal panen total tambak klaster Udang Vaname di Desa Sungai Pasir.

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio melakukan kegiatan  panen total tambak udang vaname di tambak klaster di Desa Sungai Pasir Kecamatan Pantai Lunci.

Tambak klaster Pokdakan Mina Barokah yang berada di Desa Sungai Pasir tersebut  menggunakan lahan masyarakat seluas 5,2 ha. Dimana Pokdakan Mina Barokah telah menerima binaan dan pendampingan oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara sampai masa 3 tahun.

Windu Subagio saat panen udang Vaname mengatakan, bahwa budidaya tersebut menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

BACA JUGA:   Lapas Sukamara Usulkan Bantuan Hukum untuk 8 Orang Tahanan

“Lokasi Budidaya udang vaname ini merupakan salah satu lokasi Shrimp Estate dimana Bapak Gubernur, Sugianto Sabran berkomitmen mendukung pengembangan Shrimp Estate di Sukamara. Minat masyarakat akan budidaya udang vaname ini diikuti dengan adanya salah satu tambak klaster Pokdakan Mina Barokah yang telah berhasil panen,” ujar Windu Subagio,  Senin 24 Mei 2021.

Windu menjelaskan jika tambak tersebut  merupakan salah satu dari 5 tambak nasional, dengan target awal 30 ton, sementara hasil awal panen total mencapai 32 ton udang vaname dari 18 kolam di lokasi klaster.

BACA JUGA:   Santri di Ponpes Sukamara Divaksin Covid-19

Windu juga menjelaskan budidaya udang Vaname di Sukamara dapat berhasil karena sinergi dari berbagai pihak, seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Provinsi Kalteng, Dislutkan Provinsi Kalteng, serta Dinas Perikanan Sukamara.

“Dengan adanya sinergitas dan integritas Pemerintah Pusat, Pemprov, dan Pemkab akan mampu mengangkat sektor kelautan dan perikanan menjadi sektor andalan yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha perikanan dan pendapatan daerah,” tukas Windu Subagio. (enn/beritasampit.co.id).