700 Ibu Hamil di Katingan Akan Disuntik Vaksin

ANNAS/BERITA SAMPIT - Sekda Katingan Prangsang

KASONGAN – Bupati Katingan Sakariyas, melalui Sekda Katingan Prangsang, hadiri pencanangan vaksinasi covid-19 pada ibu hamil tingkat Kabupaten Katingan, dihalaman kantor Perwira Penghubung 1015 Katingan, pada Kamis 26 Agustus 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak se Kalimantan Tengah (Kalteng) dan dicanangkan langsung oleh Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, secara virtual atau zoom meeting, di Kota Palangkaraya.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD), Kepala Dinas Kesehatan Katingan, Kepala DP3AP2KB Katingan, Kalaksa BPBD, Direktur RSUD Mas Amsyar Kasongan, Camat Katingan Hilir, dan tamu undangan yang hadir.

“Pencangan vaksinasi bagi ibu hamil ini serentak dilaksanakan se kalimantan tengah, dan kita bersyukur yang sebelumnya tidak boleh bagi ibu-ibu hamil dan sekarang bisa melaksanakan vaksin. Saat ini katingan bisa berperan serta dalam mendukung program nasional. Pada saat ini khusus untuk ibu hamil ada 30 orang yang divaksin. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala dan gangguan dalam prosesnya,” jelas Sekda Katingan Prangsang, Kamis 26 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Tinjau Posko Pengungsian di Katingan

Lanjutnya, bahwa untuk wilayah kecamatan lainnya dilaksanakan berjenjang, karena ibu hamil di Kabupaten Katingan dari data sementara ada kurang lebih 700 ibu hamil dan harus divaksin semua. Dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah nantinya apabila ada laporan lagi bagi ibu hamil dan akan didata kembali.

Sementara untuk vaksinasi bagi masyarakat umum sampai saat ini masih berjalan dari target sebanyak 120 ribu masyarakat dan yang sudah tercapai kurang lebih sebanyak 24 ribu atau mencapai 20 persen.

BACA JUGA:   BGA Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Banjir di Katingan

” Sampai ini, vaksinasi masih kita lanjutkan setiap hari dan berjalan di seluruh kecamatan setiap Puskesmas. Walaupun suasana kita saat ini dilanda musibah banjir tapi protokol kesehatan kita tetap berjalan,” pungkasnya.

(Annas/beritasampit.co.id)