Kereng Pakahi – Mendawai Belum Dibuka Jalan, Bupati Ancam Tutup Jalan Kabupaten Untuk PT AUS

IST/BERITA SAMPIT - Bupati Katingan Sakariyas, saat kunjungan kerja dalam rangka peninjauan lokasi pembukaan jalan Kereng Pakahi - Mendawai oleh PT AUS.

KASONGAN – Komitmen PT AUS untuk membuka badan jalan Kereng Pakahi – Mendawai dengan Pemerintah Kabupaten Katingan ternyata belum terpenuhi sampai saat ini. Jika komitmen tersebut tidak sampai dikerjakan kembali tahun ini, Bupati Katingan Sakariyas akan menutup jalan kabupaten bagi PT AUS.

“Perusahaan ini saya minta karena komitmen kita dulu sampai bulan Desember dan ternyata belum. Maka kalau tidak dikerjakan akan saya tutup jalan kabupaten yang dilewati perusahaan ini dan terus terang saja saya tutup jalannya,” Karena inikan tujuannya bukan untuk siap-siap, tetapi untuk masyarakat dalam rangka membuka keterisolasian antara ibu kota kabupaten dengan ibu kota kecamatan di wilayah selatan,” tegas Sakariyas, saat meninjauan lokasi pembukaan jalan Kereng Pakahi – Mendawai oleh PT. AUS dan sekaligus monitoring peningkatan jalan di wilayah Kecamatan Mendawai dan Kecamatan Katingan Kuala, Rabu 25 Agustus 2021 kemaren.

BACA JUGA:   Katingan Baru 52 Persen, Masih Ada Masyarakat Enggan Divaksin

Dijelaskan bahwa badan jalan yang akan dikerjakan PT AUS dari Desa Tampelas menuju perbatasan jalan yang dibuka PT PEAK ada sepanjang 5 Km. Dan yang sudah dikerjakan PT AUS baru 2 Km dari panjang semula 5 Km. Kemudian, dari Desa Tampelas menuju Kereng Pakahi Desa Jahanjang yang belum dikerjakan sepanjang 7 Km. Dengan demikian total jumlah atau sisa yang belum dikerjakan PT AUS untuk membuka badan jalan ada 10 Km.

BACA JUGA:   Jumat Berkah, Kapolres Katingan Santuni Anak Yatim

Sementara, untuk PT PEAK sudah melaksanakan komitmennya dengan pemerintah daerah untuk membuka badan jalan sampai ke Desa Tewang Kampung Kecamatan Mendawai kurang lebih 60 Km.

“Kalau jalan ini sudah terbuka, maka semua perusahaan harus menyerahkan ke pemerintah daerah untuk dikerjakan dalam hal peningkatan jalan kembali. Namun pengerjaan secara bertahap sesuai kemampuan daerah. Saya percaya ekonomi masyarakat akan meningkat, begitu juga dengan tenaga kerja bisa terserap. Begitu juga dengan wisata, pertanian, perikanan daerah ini akan berkembang lebih baik. (Annas/beritasampit.co.id).