62 Menara Telekomunikasi Akan Dibangun di Kabupaten Kapuas

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas, Junaidi.(IST-ANTARA/Diskominfo Kapuas)

KUALA KAPUAS – Sedikitnya 62 menara telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS), akan dibangun pada tahun 2021 di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) dari pemerintah pusat.

Lokasi pembangunan menara BTS tersebut nantinya diprioritaskan pada daerah yang masih berada blank spot atau belum ada jaringan komunikasi. Daerah tersebut diantaranya Kecamatan Timpah, Pasak Talawang, Mandau Talawang, Kapuas Tengah dan Kapuas Hulu.

“Tahun ini dari 38 usulan, dan alhamdulillah kita mendapatkan bantuan pembangunan 62 menara BTS untuk Kabupaten Kapuas,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kapuas, Junaidi, dikutip dari Antara, Kamis 9 September 2021.

Dikatakannya, ada beberapa hal mendasar yang harus disiapkan agar pembangunan dapat dilakukan tanpa ada kendala. Seperti kesiapan lokasi tanah atau lahan, jaringan listrik dan lain sebagainya.

BACA JUGA:   Ketua KNPI Kapuas : Bulan Agustus, Isi Ruang Medsos dengan Nuansa Kebangsaan

“Penting sekali disiapkan fasilitas tanah atau lahan sudah hibah, dan sangat krusial lagi jaringan listrik,” katanya.

Dia menambahkan, untuk daerah yang belum ada atau belum masuk jaringan PLN, maka akan dilakukan swadaya masyarakat dalam kesiapan jaringan listriknya. Sementara terkait progres pihaknya sudah melakukan survei di daerah prioritas dibangun BTS itu.

Banyak lokasi pembangunan BTS di beberapa kecamatan yang akan dibangun, diantarnya di Kecamatan Pasak Talawang ada sebanyak 10 titik, Timpah enam titik, Mantangai 11 titik, Kapuas Tengah tujuh titik, Mandau Talawang 10 titik, Kapuas Murung satu titik, Dadahup tiga titik dan Kapuas Hulu 14 titik.

BACA JUGA:   Diduga Cabuli Empat Murid Oknum Kepsek di Kapuas Ditangkap Polisi

“Perlu disadari 62 menara BTS dibangun, dan agar dapat semua terealisasi, diperlukan adanya kerja sama desa dan masyarakat sekitar untuk mempersiapkan lahan serta jaringan listriknya,” jelasnya.

Dengan dibangunnya menara BTS nantinya, diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat yang berada blank spot atau belum ada jaringan komunikasi selama ini, khususnya di wilayah pelosok desa di daerah setempat.

“Kami berharap kemajuan teknologi akan membawa dampak positif yang besar bagi masyarakat, tidak terkecuali dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Junaidi.

(Antara/Bs-65/beritasampit.co.id)