Ruko Wengga Agung Raya Diterjang Banjir, Drainase Macet Diduga Biang Kerok-nya

TERGENANG : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kantor Berita Sampit Jalan Wengga Agung Raya, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotim, Kalteng, diterjang banjir disebabkan saluran pembuangan air macet.

SAMPIT – Hujan cukup deras dan tiupan angin kencang, serta kilatan petir terjadi di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sekira pukul 15.10 WIB. Hujan deras itu tidak hanya membuat sejumlah ruas jalan protokol tergenang, bahkan aliran listrik sempat padam.

Sementara disisi lainnya, sejumlah pertokoan diruas Jalan Wengga Agung Raya, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, ikut terdampak diterjang banjir.

BACA JUGA:   Temui Camat Pulau Hanaut, Direktur PT RMU Gunakan Helikopter

“Sudah 3 kali ini, luapan air diselokan ditambah air hujan yang cukup deras membuat kantor kami tergenang dengan ketinggian air sekitar 20 centimeter,” ujar Nantri salah satu karyawan roku. Kamis 28 Oktober 2021.

Sejak kemarin, selokan disekitar pertokoan sudah dikeruk. Namun, belum membuahkan hasil memuaskan. Hal itu terlihat, ketika hujan deras berdurasi sekitar 30 menit sudah membuat beberapa ruko tergenang meskipun hanya sebatas lantai.

BACA JUGA:   Tim SIWO PWI Kalteng Juarai Turnamen Mini Soccer PWI Kotim CUP I

“Saluran pembuangan air sepertinya sudah macet, terutama saluran air yang ada didekat Jalan Tjilik Riwut depan Jalan Wengga Agung Raya,” katanya.

Sekira pukul 16.01 WIB, hujan sudah mereda. Namun, genangan air yang menenggelamkan lantai keramik pertokoan Wengga Agung Raya, belum juga menunjukan tanda-tanda cepat surut.

(ifin/beritasampit.co.id)