Bupati Kobar Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Lewat Kejuaran Pencak Silat

Man/BERITA SAMPIT : Rendi Effendi, pelajar SMAN3 Pangkalan Bun dari Perkumpulan Pencak Silat Jokotole meraih Juara Terbaik Tingkat Remaja Putra.

PANGKALAN BUN – Rendi Effendi pelajar SMAN-3 Pangkalan Bun dari Perkumpulan Pencak Silat Jokotole meraih Juara Terbaik Tingkat Remaja Putra.

Ia menjuari pencak silat Bupati Cup 2021 se-Kabupaten Kobar, Minggu malam 28 November 2021 di Area Joging Track Lanun Iskandar Pangkalan Bun.

Ketua Panitia pelaksanakan H Musa mengatakan, Turnamen Kejuaraan Pencak Silat se-Kabupaten Kobar, mulai dibuka 26 November 2021 sampai 28 November 2021.

“Alhamdulliah pesertanya cukup banyak mencapai 146 peserta putra putri tingkat remaja dan dewasa dari, dari jumlah 15 perkumpulan pencak silat se-Kabupaten Kobar,” kata H Musa, dikonfirmasi Senin, 29 November 2021.

Menurutnya kegiatan ini juga mengedepankan protokol kesehatan dan kejuaraan pencak silat berjalan aman, lancar dan tertib.

BACA JUGA:   PWI Kobar Dapat Kehormatan, Diundang Ikuti Vaksininasi Dosis Ketiga 'Booster'

“Dalam turnamen ini ada 86 laga remaja, 47 laga dewasa, 8 Seni Tunggal Ganda Regu (TGR) remaja, 8 Seni TGR dewasa. Sampai berakhirnya kejuaraan pencak silat Bupati Cup 2021 ini yang menjadi juara umum dari Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Sedangkan PS Jokotole disetiap turnamen selalu terbaik dalam Seni Tuggal Ganda Regu (TGR),” ungkap Musa.

Ia mengapresiasi bantuan semua pihak, khususnya kepada jajaran staf TNI Lanud Iskandar Pangkalan Bun, yang telah kerjasama dalam acara Turnamen Pencak Silat Bupati Cup 2021.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada Ketua IPSI dan seluruh pengurus cabang pencak silat atas terselenggaranya turnamen ini.

BACA JUGA:   Kapolres Kobar Beri Penghargaan Kepada 4 Personel Damkar

“Semoga ini bisa menjadi salah satu semangat bagi insan dan atlet pencak silat di Kabupaten Kotawaringin Barat, untuk terus mengasah kemampuan dan persaudaraan antar berbagai aliran pencak silat,” ujarnya yang juga ketua KONI Kobar.

Pencak silat juga menjadi salah satu cabang terutama di dalam mempersiapkan atlet-atlet berprestasi untuk mengikuti turnamen tingkat nasional maupun juga harapannya sampai internasional.

“Perlu diketahui, bahwa pencak silat adalah warisan dari para leluhur kita yang harus kita jaga dan dikembangkan oleh generasi penerus menjadi salah satu budaya yang harus tetap selalu kita lestarikan”, ungkap Bupati.

(man/beritasampit.co.id).