Dimata Rekan Kerjanya Sosok Sukadi Dikenal Suka Bercanda

IDENTIFIKASI : IST/BS - Tim identifikasi Polres Kabupaten Kotawaringin Timur saat melakukan pengecekan terhadap jasad korban di tempat kejadian perkara.

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Kabar meninggalnya Sukadi membuat rekan kerjanya kaget, bagaimana tidak sebelum dikabarkan meninggal dunia di warung makan pojok, Jalan Kapten Mulyono Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur pada Sabtu 2 November 2019 malam, ia terlihat sehat-sehat saja.

“Saya saat ketemu dengan almarhum Sukadi kondisi nya sehat-sehat saja pada tanggal 1 saat di daerah Kereng Pangi, kaget juga kemarin mendengar informasi dia meninggal dunia,” kata rekan kerjanya yang meminta namanya tidak disebutkan saat di konfirmasi Senin 4/11/2019 melalui via WhatsApp.

Diceritakannya, semasa hidupnya Sukadi yang merupakan warga kelahiran Pelaihari, Kalimantan Selatan itu memiliki sifat yang membuat mereka senang berteman dengan almarhum.

BACA JUGA:   Dari Medan Bawa Sabu-Sabu Melalui Lubang Anus, Pria Ini Akhirnya Berhasil Ditangkap di Pangkalan Bun

Bagaimana tidak di tengah sedang istirahat dan capek menyetir dan melakukan perjalanan jauh, almarhum masih bisa melakukan hal lucu untuk menghibur diri dan menghibur rekan-rekan kerjanya.

Sukadi selain di kenal suka bercanda ia juga dikenal sebagai sosok yang baik, dan tidak suka merepotkan orang.

”Orangnya baik benar pokoknya, hobi bercanda, dan tidak ada istilahnya almarhum punya musuh di tempat kerja,” sebut rekan kerjanya.

Semasa hidupnya, alamarhum berprofesi sebagai seorang supir truk Crude Palm Oil (CPO), di CV Mitra Lintas Borneo atau MLB dan telah bekerja selama satu tahun lamanya.

BACA JUGA:   Pelaku Masih Buron, Kapolres Kotim : Prioritas Pulihkan Cidera dan Trauma Fisikologis Korban

Lanjut rekan kerjanya. Sekitar dua bulan yang lalu alamarhum mengeluh sakit tenggorokan
setelah itu ia pulang ke Kampung halamannya di Pelaihari untuk berobat. Setalah balik berobat dan kembali kerja lagi suaranya masih serak-serak dan tidak jelas dalam berbicara.

“Baru sebulan bahkan mungkin tidak sampai sebulan ia kembali kerja lagi kemarin. Dan kini kami malah mendengarkan kabar ia telah pergi selamanya menghadap sang khalik, semoga almarhum di tempatkan di sisi orang-orang yang mulia amin,” tuturnya.

(im/beritasampit)