Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah Libatkan Tim Independen

Ilustrasi

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Proses seleksi bakal calon kepala sekolah ditingkat SD dan SMP di Kotawaringin Barat melibatkan tim independen dari Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Kepala Sekolah Surakarta.

Sebanyak 40 orang peserta ikuti seleksi bakal calon kepala sekolah untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar Rosehan Pribadi melalui sekretaris Disdikbud Agus Basra mengatakan kegiatan seleksi bakal calon kepala sekolah itu dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 14 sampai dengan tanggal 16 November 2019 di hotel Alibaba Pangkalan Bun.

BACA JUGA:   Menikmati Indahnya Wisata Danau Masoraian dengan Sentuhan Jembatan Titian Kayu Ulin

Agus juga menambahkan seleksi bakal calon kepala sekolah juga selain untuk mengisi kekosongan juga untuk cadangan atau regenasi karena hal itu sangat penting ketika ada sekolah yang kosong langsung ada penempatan.

“Sebenarnya untuk cadangan itu minimal 50 persen dari jumlah sekolah baik SD maupun SMP, dan peserta yang ikut seleksi ini baru ada 40 peserta sehingga masih kurang,” ujar Agus Basra. Kamis (14/11/2019) melalui telepon seluler

Dijelaskan juga untuk jumlah sekolah tingkat SD se Kobar ada 200 sekolah termasuk swasta sedangkan jumlah sekolah yang menerima dana Bos sebanyak 188 sekolah . Untuk jumlah sekolah tingkat SMP se Kobar ada 54 sekolah.

BACA JUGA:   BPJS Naik 100 Persen, Anggaran Dinas Kesehatan Dipangkas

“Saat ini posisi kepala sekolah yang kosong untuk SD ada 6 sekolah yakni SDN 2 Baru, SDN 6 Mendawai, SDN 2 Madurejo, SDN 6 Baru, SDN 1 Gandis dan SDN 1 Lalang,sedangkan untuk tingkat SMP ada 3 sekolah yang masih kosong jabatan kepala sekolahnya,” imbuh Agus Basra.

Adapun selama seleksi itu lanjut Agus Basra para peserta harus mengikuti ujian yakni seleksi administrasi, wawancara, Spikotes dan ujian tentang manajemen kompetesni kepala sekolah.

(Man/beritasampit)