Tak Berdaya, Kawanan Pencuri Babak Belur Dihakimi massa

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Lima kawanan pencuri mengalami nasib naas, setelah babak belur dihakimi massa sebelum menguras barang milik korban.

Peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitarnya Desa Amin Jaya RT 23 Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu, (16/11/2019) terjadi sekitar Pukul 04.30 WIB.

Beruntung kelima kawanan pencuri ini berhasil diselamatkan oleh Polisi Polsek Pangkalan Banteng.

“Kami amankan kelima pelaku, agar tidak terjadi amukan massa lebih jauh,” kata Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Waris Waluyo, melalui rilisnya. Sabtu (16/11/2019).

Sebelumnya pemilik rumah Maryati (35) saat itu bangun tidur subuh ingin salat, tiba-tiba dikagetkan dengan munculnya 2 sosok laki-laki yang belum dikenalnya berada didalam dapur.

BACA JUGA:   Penganiyaan Orangutan Kembali Terjadi, Kondisi Leher Luka dan Jari Hampir Putus

“Kemudian dua laki-laki tersebut langsung menodongkan pisau,vdengan memberi isyarat kepada korban agar tutup mulut. Tapi korban, waktu itu juga spontan langsung lari kekamar dan menutup pintu serta langsung membangunkan suaminya,” kata Waris.

Saat suaminya bangun terkejut, mendengar laporan istrinya ada 2 maling masuk kerumahnya. Kemudian suaminya melalui HP memberitahukan kepada tetangganya.

“Tidak lama kemudian, wargapun berdatangan dengan beramai – ramai mencari para pelaku, seelah dicari ditemukan 5 kawanan pencuri”, ujar Waris.

Kelima kawanan pencuri tersebut, yakni Ujang Haryanto, Sodik, Rohman Hidayat, Ruli Chirul Irawan, Danu, semuanya mengaku warga Desa Pasir Panjang.

BACA JUGA:   Bupati Resmikan Instalasi Pengolahan Air PDAM Tirta Arut Unit Mendawai Seberang

Dari lima kawanan pencuri, Danu, Rohman dan Ruli, dilarikan ke Puskesmas Karang Mulya karena mengalami luka memar akibat dihakimi masa.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 1 juta karena tas yang berisi dompet hilang. Dan barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian ialah, 1 unit linggis, 3 unit pisau enggrek, 1 unit Alat Bor, 1 Bilah Parang dan 1 unit mobil Kijang krista warna coklat metalik KH 1501 AL,” pungkas Waris Waluyo.

(Man/beritasampit).