Perjalanan Umroh (12). Menuju Jabal Uhud Hingga ke Kebun Kurma

MAMAN/BS - Suasana di Jabal Uhud

MADINAH, Dari Masjid Quba rombongan umrah asal Pangkalan Bun menuju lokasi Jabal Uhud, Jabal Uhud sendiri merupakan gunung yang sarat akan nilai dan makna spiritual dan sejarah. Lokasinya sekira 4,5 kilometer di sebelah utara Kota Madinah, Arab Saudi. Panjangnya 7 Km dan terdiri dari batu-batuan granit, marmer merah dan batu-batu mulia.

Jabal Uhud sendiri memang tampak seperti gunung yang menyendiri, tidak tersambung dengan gunung lainnya. Karena itu nama Jabal Uhud diberikan yang berarti gunung yang menyendiri.

Sebelum kelokasi rombongan sempat mapir keareal kebun Kurma, disini ada pemandangan yang menarik, pasalnya ipintu gerbang masuk ke kebun kurma dibagian kiri nampak tulisan besar dengan kalimat “Selamat Datang di Kebun Kurma” menggunakan bahasa Indonesia.

Bahkan hal serupa juga nampak dibagian kanan juga ada tulisan besar dengan kalimat “Selamat Datang Diperkebunan Abu Faisal”. Jadi saat penulis dan rombongan tiba dipintu gerbang, perasaan bukan di Madinah, seperti di Indonesia.

BACA JUGA:   Sugianto Ingin Kalteng Punya Merek Sendiri

“Kenapa dipintu gerbang ada tulisan Selamat Datang di Kebun Kurma. Karena pemilik kebunnya menghormati Bangsa Indonesia, karena yang singgah ke kebun kurma kebanyakan dari Indonesia,” kata H Mukid Faturachman.

Testur kurma  yang kering, lembek nampak dijual di swalayan kebun kurma ini, mengenai harga rata rata sekitar Rp 200 ribu/kilo. Tapi kalau tidak punya uang silahkan makan sekenyangnya gratis, awas jangan dibawa pulang nanti dosa.

Rombongan kemudin melanjutkan perjalanan terakhir umroh ke Jabal Uhud, tempatnya lokasi perang Badar. Di lokasi ini juga terdapat Makam Syuhada Uhud. Lokasinya dipagar secara rapat. Selain itu dilapisi kaca plastik tipis sehingga tidak bisa dilihat terlalu jelas dalamnya. Tempat ini merupakan pemakaman bagi 70 sahabat Nabi Muhammad yang gugur pada Pertempuran Uhud.

BACA JUGA:   Perkembangan Kondisi Bayi Kembar Siam di RSUD Sultan Imanuddin Membaik

“Nah yang dipagar kawat besi panjang sebelah kiri adalah kuburan pasukan Rosul dan yang di atas bukit, adalah kuburan para suhada Rosul, silahkan kalau mau naik bukit,” ujar H Mukid.

Lokasi ini memang menjadi salah satu tempat ziarah, para jamaah yang ingin mengetahui secara langsung gunung yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Meski sekarang kondisi Jabal Uhud sudah berbeda dengan kondisinya lalu. Kini, para jamaah yang datang umumnya hanya sampai ke Gunung Arrimah.

Dalam lembah yang berada di kaki Gunung Uhud, pernah terjadi sebuah perang dahsyat antara kaum muslimin yang berasal dari Madinah yang dipimpin Nabi Muhammad SAW dengn kaum musyrikin Quraisy dari Makkah.

(Bersambung)

Laporan Maman Wiharja
Dari Madinah