Menilik Peluang Usaha Peternakan Lovebird di Bartim

Udek/BS - Ira pemilik usaha saat menunjukan burung peliharaanya

TAMIANG LAYANG – Burung yang hidup berkelompok di alam bebas ini, ternyata memiliki nilai yang cukup tinggi. Tak heran budidaya burung lovebird terus diminati para pencinta burung yang terbilang setia ini.

Seperti yang dilakukan Bu Ira yang tinggal di RT 03 daerah Sulung, Tamiang Layang Barito Timur yang mulai membuka usaha budidaya burung Lovebird kurang lebih 1 tahun ini.

“Peternakan Lovebird ini memberikan peluang usaha dan menambah pemasukan keuntungan bagi kebutuhan keluarga saya,” ucapnya saat BeritaSampit.co.id  berkunjung melihat langsung tempat Usaha peternakan yang sederhana miliknya, Selasa 18 februari 2020.

Burung “love bird” atau “burung cinta” ini dikenal setia karena burung ini baru berpisah dari pasangannya bila salah satunya mati. Memiliki postur tubuh yang relatif mungkil membuat burung ini menjadi salah satu daya tariknya.

BACA JUGA:   Emak-emak Bawa Sapu, Ember dan Panci ke KPU Kotim, Ada Apa Ya?

“Saya mulai usaha ini di tahun 2018 saat itu saya beli dari pulau jawa sebanyak 2 induk berpasangan dan sekarang sudah meningkat jumlahnya capai sekitar 6 ekor induk berpasang,” kata Ira.

Menurut Ira kisaran harga burung ini terbilang fantastik, bayangkan saja tahun 2019 yang lalu Lovebird miliknya mampu terjual 1 ekor bisa capai 2,5 juta lebih dan itu tergantung dari warna bulu burung tersebut yang banyak di cari konsumen yaitu bulunya kuning cerah dan agak kemerahan dengan suara yang nyaring dan lama serta Lovebird itu lincah sehat.

BACA JUGA:   Kalteng Menerima 2400 Rapid Diagnostic Test dari Pusat

“Sekarang ini lovebird mengalami penurun harga 1 ekor hanya berharga 250 ribu sampai 1 juta paling mahal dan konsumen pun agak berkurang,” jelasnya

Meski begitu ia berharap kondisi ini dapat kembali normal, ia juga berharap kedepan ada perhatian dari pihak berkepentingan untuk memperhatikan usaha yang digelutinya dengan menggelar bergabai event.

“Saya berharap ada dukungan pemerintah maupun masyarakat melalui kegiatannya even, lomba kekekan (kicauan) Lovebird rutin per tiga (3) bulan sekali di Barito timur agar kembali ramai dan usaha peternakan Lovebird menjadi maju” pungkasnya

(Udek/Beritasampit.co.id)