Aksi Para Jaksa Lamandau Peringati HUT PJI Kagetkan Warga Miskin

IST/BERITA SAMPIT - Salah satu warga saat mendapatkan sembako dari Kejaksaan Negeri Lamandau.

NANGA BULIK – Warga di bantaran sungai Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau mengakut kaget dengan aksi para Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamandau, yang datang ke rumah warga tidak mampu dengan mobil tahanan kejaksaan.

Aminah sempat kaget, ada mobil tahanan kejaksaan yang parkir di depan rumah gubuknya. Ia sempat berfikir siapa yang akan ditahan. Namun akhirnya ia tersenyum setelah melihat para Jaksa yang keluar membawa bingkisan sembako.

Aminah mengaku bisa bernapas lega, karena sejak setelah lebaran lalu, baru kali ini ia mendapat bantuan. Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari tiga bulan ini membuatnya kesulitan memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

BACA JUGA:   Kesehatan Tubuh Adalah Aset Berharga, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

“Alhamdulillah dapat bantuan dari pak Jaksa, bisa bantu dapur ngepul lagi,” ungkapnya, Selasa 16 Juni 2020.

Sementara itu, Kajari Lamandau Agus Widodo bersama anggotanya sejak Senin 15 Juni 2020 hingga hari ini selalu menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan sejumlah paket sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

“Kegiatan bakti sosial ini adalah dalam rangka memperingati HUT Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) ke 27,” ungkap Agus Widodo.

Ia berharap melalui kegiatan ini dapat meringankan sedikit beban masyarakat yang kesulitan ekonomi akibat pandemi ini. Karena tidak semua orang memiliki penghasilan tetap dan harus berjuang mati-matian untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.

BACA JUGA:   Dapat BLT Rp 2.8 M, Bupati Lamandau: Terimakasih pak Gubernur

“Kami sadari akibat Covid-19 ini ada warga yang di PHK dan kehilangan pekerjaannya, ada yang harus di rumah saja sehingga tidak dapat penghasilan, maka dalam momen Hut PJI ini kami ingin berbagi,” ujarnya.

Kegiatan pembagian sembako menyasar warga tidak mampu di perumahan padat penduduk di bantaran sungai Lamandau Kota Nanga Bulik , khususnya bagi para lansia dan warga kurang mampu. Selain para jaksa, penyaluran bantuan juga dibantu oleh istri-istri jaksa yang tergabung dalam Ikatan adhyaksa dharmakarini. (Andre/beritasampit.co.id).