4.345 Paket Bantuan Sembako Disalurkan Untuk Korban Banjir 45 Desa di Kotim

PENYERAHAN BANTUAN : ILHAM/BERITA SAMPIT - Penyerahan paket bantuan korban banjir di 6 kecamatan, yang dilakukan langsung Bupati Kotim, H. Supian Hadi, di halaman kantor Pemda Kotim, Senin 28 September 2020.

SAMPIT – Penyaluran paket bantuan sembako untuk korban banjir ke 45 desa di 6 kecamatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai dilakukan Pemerintah setempat, Senin 28 September 2020.

Jumlah sembako yang disalurkan sebanyak 4.345 paket bantuan, yang akan diterima masing-masing Kepala Keluarga (KK) korban banjir yang telah terdaftar, dengan rincian, Kecamatan Bukit Santuai dengan tiga Desa yakni, Desa Tumbang Tilap, Tumbang Tawan dan Saluang sebanyak 191 paket.

Kemudian Kecamatan Mentaya Hulu dengan jumlah desa cukup banyak sekitar 14 desa, menerima 2.157 paket bantuan. Kecamatan Telaga Antang dengan jumlah desa yang tergenang sebanyak 10 desa, menerima 844 paket.

BACA JUGA:   Tanam Pohon di Lokasi TMMD, Danrem: Pohon Adalah Penyaring Udara di Bumi

Untuk Kecamatan Tualan Hulu ada 4 desa yang terendam, mendapatkan bantuan sebanyak 178 paket. Kecamatan Antang Kalang terdapat 11 desa menerima 550 paket, dan terakhir Kecamatan Kota Besi dengan jumlah desa yang tergenang banjir sebanyak 1 desa menerima 425 paket bantuan.

Bupati Kotim, Supian Hadi mengatakan, bantuan yang diserahkan tahun 2020 ini sebanyak dua kali, pertama pada bulan Mei lalu di 6 Kecamatan dan 35 desa dengan 8.880 jiwa yang terdampak.

BACA JUGA:   Tutup TMMD, Danrem 102/Pjg Luncurkan Kendaraan Si Komos

Kemudian yang kedua di bulan September ini yang status tanggap daruratnya dimulai 20 September 2020, kembali di 6 kecamatan dengan 45 desa dengan jumlah korban yang berdampak dua kali lipat mencapai 15.600 jiwa lebih, dari total 7.059 KK.

“Ini membuat pikiran saya sebagai Bupati terkuras sedikit, mengingat musibah banyak seperti Corona, Banjir dan Karhutla. Mudahan bantuan ini bermanfaat pada warga yang berdampak banjir. Bantuan ini langsung didistribusikan melalui Kecamatan dan Desa,” pungkas Supian. (Cha/beritasampit.co.id).