Bupati Kotim Sebut Tugas Damang Kepala Adat Berat

PENGAMBILAN SUMPAH : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Bupati Kotim Supian Hadi saat pengambilan sumpah sekaligus melantik dan mengukuhkan Damang kepala adat Kecamatan MB Ketapang.

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi secara resmi telah melantik dan mengukuhkan damang kepala adat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Muhammad Fitriansyah untuk periode 2020-2026. Pelantikan dipusatkan di halaman kantor kecamatan setempat.

Supian Hadi mengatakan, tugas dan fungsi kedamangan cukup berat karena tidak hanya melestarikan budaya dan adat bahkan bagaimana caranya agar kebudayaan itu diperkenalkan lebih luas.

“Tugas dan fungsi damang kepala adat tidak hanya sebatas melestarikan budaya dan adat, saya harapkan kebudayaan khususnya Kotim dikenal lebih luas,” ucapnya pada saat memberikan sambutan, Sabtu 21 November 2020.

BACA JUGA:   Satgas TMMD Bangun Karakter Anak Negeri

Selain itu, Supian juga menegaskan agar damang kepala adat selalu berkoordinasi dalam artian tidak hanya mengambil keputusan secara personal apabila ada persoalan di lapangan.

“Kalau berkoordinasi keputusan adalah keputusan bersama, bukan perseorangan,” pesan bupati termuda di Kalteng ini.

Camat MB Ketapang Sutimin menyampaikan bahwa sebelumnya panitia kecamatan mengadakan perekrutan hingga pelantikan semua berjalan sukses dan lancar.

BACA JUGA:   Polisi Bubarkan Paksa Unjuk Rasa UU Omnibus Law Cipta Kerja di Sampit

Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim Untung TR mengungkapkan bahwa Muhammad Fitriansyah sebagai damang kepala adat Kecamatan MB Ketapang secara resmi telah menggantikan Iskandar.

“Damang kepala adat Kecamatan MB Ketapang secara resmi telah digantikan Muhammad Fitriansyah setelah melalui proses pemilihan yang diadakan 29 Juli 2020,” ujarnya.

(ifin/beritasampit.co.id)