Umi Mastikah Ajak Perempuan Tingkatkan Partisipasi Dalam Pembangunan

Hardi/BERITA SAMPIT - Wakil Walikota Palangka Raya Umi Mastikah (Tengah)

PALANGKA RAYA – Pembukaan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) dibuka oleh Walikota Palangka Raya Fairid Naparin yang diwakili oleh Wakil Walikota Palangka Raya Umi Mastikah di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Senin 14 Desember 2020.

Saat ditemui oleh wartawan Berita Sampit Wakil Walikota Palangka Raya Umi Mastikah memberikan komentarnya terkait GP3M tersebut, menurutnya Program ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang dimana kita sudah diberi bantuan dari pusat khusus untuk Pemberdayaan Perempuan.

“Kita harapkan dengan adanya kuantitas perempuan di Kota Palangka Raya, dengan diiringan bertambahnya waktu tentu akan kita seimbangkan dengan kualitasnya, yang artinya perempuan wajib berkontribusi, lebih mumpuni lagi, lebih kuat dan berkarakter lagi melalui pembinaan ini dan kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Koordinator Fungsi Pendidikan Kesetaraan Subi Sudarto, yang terus melakukan pendampingan kepada kami dalam mengembangkan program pemberdayaan perempuan,” kata Wakil Walikota Palangka Raya Umi Mastikah.

BACA JUGA:   Mahasiswa Apresiasi Program Permata-Sakti

Umi menambahkan ini semua merupakan wujud dari salah satu visi misi Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, yang dimana uga harus mengembangkan dan menguatkan karakter smart ekonomi, jadi perempuan berkontribusi berbagai lini, salah satunya dibidang ekonomi.

“Kita akan terus melakukan edukasi masyarakat untuk mengembangkan dan menguatkan karakter pembangunan terutama dari perempuan. Sehingga untuk langkah kedepannya kita akan terus melanjutkan karena program ini sudah ada sejak tahun 2016, yang dimana program ini merupakan program berkelanjutan, yang dimana kita bisa memfollow up apa yang diberikan pemerintah pusat, semakin baik kita follow up program pemerintah pusat, tentunya diharapkan bisa lebih ditingkatkan lagi secara jumlahnya, besarannya, bantuannya dan sebagainya agar Kota Palangka Raya yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini bisa terus bersaing terutama di kancah nasional maupun regional,” jelasnya..

BACA JUGA:   Dharma Wanita Persatuan Kalteng Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Kalsel

Terpisah Koordinator Fungsi Pendidikan Kesetaraan Subi Sudarto mengatakan untuk indeks pembangunan manusia di Kota Palangka Raya cukup menggembirakan, dan tinggal bagaimana meningkatkannya, sehingga usia diatas 25 tahun yang belum menyentuh pendidikan, bisa ikut program pendidikan kesetaraan paket A, paket B dan paket C.

“Sangat bagus bahwa Kota Palangka Raya mendapatkan program Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) yang dimana didalamnya juga ada peluncuran Desa Vokasi, dan Program peningkatan kualitas hidup perempuan,” terang Subi Sudarto.

(Hardi/Beritasampit.co.id)