Realisasi Anggaran Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Tahun 2020

IST/BERITA SAMPIT - Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara yang juga merupakan Anggota Tim Indonesia Kerja Satgas PEN.

JAKARTA – Realisasi anggaran Sektor Perlindungan Sosial mencapai sebesar Rp 220,39 Triliun, dan dukungan Sektoral K/L/D merealisasikan anggaran sebesar Rp 66,59 Triliun.

Realisasi anggaran yang positif dari klaster ekonomi tersebut memberikan kontribusi besar secara kumulatif bagi realisasi seluruh klaster Program Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) yang juga meliputi sektor kesehatan dan intensif usaha.

Hingga akhir 2020, bidang kesehatan merealisasikan anggaran Rp 63,51 Triliun, sedangkan bidang intensif usaha yang memberikan potongan pajak dan insentif usaha lainnya merealisasikan anggaran Rp 56,12 Triliun, yakni 46,51% dari alokasi yang disediakan sebesar Rp 120,61 Triliun.

BACA JUGA:   Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Wakil Ketua MPR Dorong Perbaikan Sistem Pendidikan

Jika dirinci, sektor UMKM sukses menjalankan enam programnya dengan baik. Program Subsidi Bunga mampu terealisir Rp 12,83 Triliun, Program Penempatan Dana mampu menyerap Rp 66,75 Triliun, Program Penjaminan Kredit UMKM dapat merealisasikan Rp 2,50 Triliun, dan Program PPh Final UMKM merealisasikan Rp 670 Miliar.

Sementara itu, Program Pembiayaan Investasi kepada Koperasi terealisasi Rp 1,29 Triliun, begitu pula Program Banpres Pelaku Usaha Mikro mencapai Rp 28,80 Triliun.

Sedangkan, sektor pembiayaan korporasi berhasil menjalankan empat programnya dengan maksimal. Seluruh program yakni, Penyertaan Modal Negara yang mendapat alokasi Rp 24,07 Triliun, Pemberian Pinjaman Investasi kepada BUMN sebesar Rp 19,65 Triliun, Penjaminan Kredit Korporasi sebanyak Rp 2,01 Triliun, dan Pembiayaan Sovereign Wealth Fund sebesar Rp 15 Triliun, mampu terealisasi 100 persen.

BACA JUGA:   Kebudayaan Bisa Dikembangkan Menjadi Komoditas Pariwisata

“Kami berterima kasih kepada Kementerian dan Lembaga Pemerintahan terkait dalam berkoordinasi dan bersinergi untuk bersama-sama menuntaskan misi pemulihan ekonomi nasional,” tutur Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Rabu 6 Januari 2020, di Jakarta.

Anggota Tim Indonesia Kerja Satgas PEN ini berharap beberapa program akan dilanjutkan pada tahun 2021, terutama untuk mempercepat peningkatan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi nasional kembali positif. (Rls/Man/beritasampit.co.id).