Waspada Buaya, Syahbana : Jangan Lengah Berenang di Sungai

IST/BERITA SAMPIT - Anggota DPRD Kotim, Syahbana

SAMPIT – Anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kotim Syahbana, mengajak masyarakat, terutama yang tinggal dihamparan sungai mentaya untuk lebih waspada beraktivitas. Khususnya anak-anak yang sering berenang di sungai tersebut.

Pasalnya, beberapa waktu yang lalu terjadi serangan buaya yang telah menimbulkan korban jiwa dengan kondisi luka parah, serta seringnya hewan buas tersebut muncul disekitar pemukiman warga, khususnya di pinggiran sungai wilayah Kota Sampit, sebagai Pusat Ibu kota Kotawaringin Timur (Kotim).

“Bagaimana pun ini adalah hewan buas, saya mengajak para orang tua agar lebih waspada mengawasi anak-anaknya agar tidak berenang di sungai. Sebab selain sering mucul, buaya ini juga sudah menyerang warga yang mengakibatkan luka parah,”kata Syahbana, Jumat 15 Januari 2021.

BACA JUGA:   Kepedulian Masyarakat Penting Bantu Menumpas Narkoba di Kotim

Dengan mulai seringnya buaya menampakan diri di sekitar pemukiman warga, apa lagi masih masuk wilayah Kota Sampit. Menurutnya permasalahan ini sudah sangat memprihatinkan, dan harus cepat diantisipasi oleh Pemerintah Daerah Kotim.

“Pandangan saya buaya masuk ke wilayah pemukiman warga ada beberapa faktor, pertama ekosistem alam dan kawasan habitatnya di Kotim ini sudah rusak, dan kedua kondisi musim penghujan ini,” paparnya

Politikus dari Partai NasDem ini juga menekankan, Pemerintah Daerah melalui instansi serta institusi penegak hukum terkait, harus lebih aktif memberikan imbauan atau melakukan patroli disekitar buaya tersebut muncul.

BACA JUGA:   Tak Hanya Pengamen, Satpol PP Kotim Juga Patroli Selembaran Kertas

“Agar tidak terjadi lagi serangan buaya ke warga, kita berharap Pemda bisa membantu BKSDA selaku instansi terkait bersama-sama menyelesaikan masalah ini. Kemudian kepada pihak instasi lain maupun institusi yang berkewenangan di jalur sungai, agar lebih sering melakukan patroli, terlebih di sekitar lokasi buaya yang sering muncul, agar masyarakat merasa lebih aman dan serangan buaya tidak lagi terulang,” demikian Syahbana.

(Cha/beritasampit.co.id)