Enam Karya Jurnalis Akan Terima Anugerah Adinegoro di HPN 2021

IST/BERITA SAMPIT - Ketua PWI Pusat, Atal S Depari.

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Atal S Depari, mengatakan, salah satu agenda yang paling mengapresiasi pada HPN adalah terkait dengan karya-karya yang sudah dibuat oleh wartawan, yakni Lomba Karya Jurnalis, Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020.

“Penulisan yang berkualitas sekarang ini akan menjadi gambaran juga seperti apa karya yang baik para wartawan kita dan anugerah jurnalistik Adinegoro adalah yang paling tinggi di pers nasional. Hadiah akan diserahkan didepan Presiden, ini cukup membanggakan,” kata Atal S Depari, yang juga penanggung jawab HPN 2021, dalam Dialog Indonesia Bicara, yang tayang di stasiun TVRI, Rabu 20 Januari 2021 malam.

Dari informasi yang dihimpun beritasampit.co.id, pada HPN 2021, ada enam kategori Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang diberikan, yakni kategori reporting (liputan berkedalaman) untuk media cetak, media siber, televisi, radio, foto berita untuk media cetak dan media siber, serta karikatur opini untuk media cetak dan media siber.

BACA JUGA:   Satgas Waspada Investasi Sudah Menutup 3.056 Fintech Lending Ilegal

Adapun pemenang kategori liputan berkedalaman untuk Media Cetak, diraih Devi Ernis, Aisha Saidra dan Dini Paramita. Berjudul “Jalan Pedang Dai Kampung”, dari Majalah Tempo.

Pemenang kategori liputan berkedalaman Media Siber, karya Jonathan Pandapotan Purba dan Windi Wicaksono, dari Tim Liputan6.com, berjudul “Vaksinasi, Momentum Indonesia Bangkit dari Pandemi Covid-19”.

Kategori Televisi diraih Rivo Pahlevi Akbarsyah dan Eko Hamzah dari Trans 7, berjudul “Bencana Alam di Tengah Pandemi”.

Kategori Radio dimenangkan Muhammad Aulia Rahman dari RRI Banjarmasin, berjudul ”Nasalis Larvatus di Antara Konflik dan Kepunahan”.

BACA JUGA:   Reaksi Pasca Vaksinasi Kebanyakan Hanya Pegal, Lapar dan Ngantuk

Pemenang kategori Foto Berita, karya Totok Wijayanto dari Kompas bertajuk “Pemakaman Jenazah Korban Covid”.

Pemenang kategori Karikatur Opini, Muhammad Syaifuddin Ifoed dari Harian Indopos berjudul “Dari Dulu Juga Sudah WFH”.

Pada kesempatan tersebut Ketua PWI Pusat, Atal S Depari berpesan kepada seluruh insan pers, bahwa peringatan HPN ditengah pandemi ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengaktualisasikan kesadaran bahwa pers adalah roh sebuah bangsa.

“Meski badan pers sedang sakit oleh pandemi, pena dan kamera kita tidak boleh menyerah. Dengan pertolongan tuhan kita harus menyehatkan diri kita agar bisa menyehatkan bangsa dan negara Indonesia secara lahir dan batin,” pungkasnya. (jun/beritasampit.co.id).