BKSDA Sisir Kebun Karet Tempat Orang Utan Bersarang

SISIR - Komandan pos jaga BKSDA Sampit, Kalimantan Tengah, Muriansyah, didampingi warga saat menyisir lokasi munculnya oramg utan kebun karet warga di Desa Basirih Hilir, minggu (14/2/2021). (Ist)

SAMPIT – Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit, Bersama tim rescue dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, menyisir lokasi kebun karet warga di Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tempat kelompok orang utan bersarang, minggu (14/2/2021).

“Kami sudah dilokasi, dan menemukan ada 2 individu orang utan bayi dan induknya,”kata Komandan Pos Jaga BKSDA Sampit, Muriansyah.

BACA JUGA:   Sebagian Nakes di RSUD dr Murjani Sampit Harus Menunda Vaksinasi Dosis Ketiga, Ini Penyebabnya

Saat ini pihaknya terus melakukan penyisiran, karena berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga setempat, terdapat 6 ekor orang utan berada di kebun karet seluas 2 hektare tersebut.

“Ini kita terus mencari yang lainnya, bersama tim rescue kita masih mengawasi pergerakan orang utan ini dimana lokasinya bersarang,” paparnya.

Untuk proses penyelamatan maupun evakuasi sendiri, pihak BKSDA belum bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan. Mereka akan berupaya semaksimal mungkin menangkap hewan tersebut, dan sementara pasangan induk dan anak orang utan yang telah diketahui lokasi sarangnya.

BACA JUGA:   Masih di Bawah Target Nasional, KPU Kotim Lakukan Hal Ini

“Tim rescue kemungkinan hari ini ja, dan kita akan berupaya semampunya dapat, ada berapa individu nanti kita lihat. Semoga saja 6 individu orang utan seperti laporan warga bisa kita evakuasi semua,” tandasnya. (Cha/beeitasampit.co.id)