Pintu Masuk Kotim Lewat Bandara dan Pelabuhan Diperketat

MENINJAU : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Bupati Kotim Halikinnor saat berada di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kotim, Kalteng, beberapa waktu lalu.

SAMPIT – Antisipasi lonjakan manusia jelang hari raya idulfitri 1442 Hijriyah masuk ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui bandar udara (bandara) dan angkutan laut ke pelabuhan penjagaan dan pemeriksaan diperketat. Salah satunya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Penjagaan itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kami tidak menginginkan jalur bandara H Asan dan Pelabuhan Sampit menjadi pintu masuknya penyebar Covid-19 yang tanpa diketahui, sehingga kami lakukan pemeriksaan ekstra ketat di dua pintu masuk Kotim itu,” ucap Bupati Kotim Halikinnor usai apel gelar pasukan ops ketupat telabang 2021 di halaman Pemkab Kotim.

BACA JUGA:   Wakapolda Kalteng Pantau Vaksinasi Covid-19 untuk Kalangan Santri di Sampit

Selain melakukan penjagaan ekstra ketat di Bandara H Asan dan pelabuhan Sampit, lanjut Halikin, pemerintah daerah kerja sama aparat kepolisian juga membangun posko jalur darat.

Adapun lokasi yang akan dibangun posko tersebut yakni, Jalan Jenderal Sudirman di Kecamatan Telawang, Jalan Tjilik Riwut di Kecamatan Cempaga Hulu dan Jalan HM Arsyad di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS).

BACA JUGA:   Halikinnor Doakan Rudini Jadi Ketua DPRD Kotim

“Pemerintah selalu mengimbau agar patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yakni, pakai masker ketika berada di luar rumah, cuci tangan gunakan air mengalir dan jaga jarak ketika berada dikerumunan. Mari kita sama-sama menjaga Kotim yang sudah kondusif ini,” saran mantan Sekda Kotim ini.

(ifin/beritasampit.co.id)