BNF Indonesia Terpilih Sebagai Pendiri UND Restorasi Ekosistem

Logo UND Restorasi Ekosistem.//Ist-/BNF;

PALANGKA RAYA – Borneo Nature Foundation (BNF) Indonesia, terpilih menjadi salah satu pendiri untuk organisasi persatuan bangsa-bangsa untuk restorasi ekosistem atau United Nations (UN) Decade Digital Hub.

Dilansir dari Antara, Ketua Yayasan Borneo Nature Indonesia, Juliarta Bramansa Ottay, mengatakan pihaknya sangat berbangga bahwa BNF sebuah lembaga di Kalimantan Tengah terpilih sebagai salah satu dari 50 pendiri HUB Digital UN Decade tersebut.

HUB Digital UN Decade merupakan sebuah platform online yang menampilkan proyek-proyek restorasi dalam aksinya dan menunjukan bagaimana proyek di akar rumput memiliki dampak positif kepada kebutuhan global.

“BNF Indonesia terpilih karena program-program yang dilakukan fokus pada restorasi ekosistem hutan rawa gambut yang berada di Kalimantan Tengah,” kata Juliarta Bramansa Ottay, melalui pernyataan tertulis diterima, Kamis 17 Juni 2021.

Juliarta mengatakan, pihaknya bekerja untuk memulihkan hutan rawa gambut di Taman Nasional Sebangau yang merupakan kerja keras bersama Balai Taman Nasional Sebangau (BTNS) dan Centre For International Cooperation In Sustainable Management of Tropical Peatland (CIMTROP) Universitas Palangka Raya, yang merupakan bagian dari kampanye untuk penanaman satu juta pohon.

BACA JUGA:   Kejati Kalteng Tetapkan Direktur PDAM Kapuas Tersangka

Co Direktur BNF Internasional, Simon Husson, melalui pesan daring juga mengucapkan selamat kepada semua pihak yang telah mengembangkan dan mengimplementasikan inisiatif restorasi yang telah dilakukan BNF Indonesia selama ini dan sekarang ditampilkan dalam skala global.

“Semua usaha yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir untuk merestorasi ekosistem mulai dipandang oleh lembaga-lembaga di dunia,” katanya.

Hal itu juga akan menjadi semangat BNF Internasional maupun BNF Indonesia untuk tetap terus bekerja dalam program restorasi ekosistem yang rusak khususnya di Kalimantan Tengah.

Sementara itu, bertepatan dengan hari lingkungan hidup sedunia di 5 juni 2021, PBB mencanangkan 2021-2030 sebagai dekade untuk restorasi ekosistem atau UN Decade on Restoration Ecosystem. Sebuah seruan untuk perlindungan dan kebangkitan ekosistem di seluruh dunia untuk kepentingan manusia dan alam.

BACA JUGA:   Jokowi Minta Polri Terus Aktif Dukung Kebijakan Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19

Pemilihan tersebut disampaikan melalui pesan daring dari UN Decade on Ecosystem Restoration, Knowledge Coordination and Digital Community Expert, Laura Deal, Jumat 4 Juni 2021 lalu.

“Selamat, dan selamat datang di Decade Hub’s Founding 50. Kami bangga memiliki anda bersama kami untuk peluncuran Hub dan Decade yang akan datang,” kata Laura melalui pesan daring.

Di Indonesia selain BNF Indonesia ada juga lembaga yang terpilih sebagai anggota pendiri UN Decade Digital Hub on Ecosystem Restoration, yakni Fairventure.

Program restorasi ekosistem yang dilakukan oleh dua lembaga ini diyakini baik oleh UN Decade Digital Hub dalam merestorasi ekosistem di Indonesia khususnya.

(BS-65/beritasampit.co.id)