Polisi Segel Toko Penjual Miras, Pemilik Masih Diburu

ILHAM/BERITA SAMPIT - Toko Cawan Mas yang menjual minuman keras ilegal di jalan Tjilik Riwut Sampit, disegel Petugas kepolisian, Kamis 17 Juni 2021.

SAMPIT – Aksi arogan yang dilakukan pemilik minuman keras yang viral bersitegang dengan Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, ditindaklanjuti cepat oleh pihak Kepolisian yang langsung melakukan penyegelan dengan memasang garis polisi pada toko tersebut, Kamis 17 Juni 2021.

Namun sangat disayangkan, si penjual minuman keras tidak berada di lokasi, dan petugas kepolisian telah melakukan pencarian pada pemilik toko yang menjual miras ilegal tersebut.

Kasat Sabhara Polres Kotim, AKP. Suroto mengatakan, pihaknya bertindak cepat mengamankan lokasi guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Apa lagi video bersitegang antara Wakil Bupati Kotim, Irawati dengan penjual miras tersebut viral, tentunya menjadi kekhawatiran petugas mengundang adanya tindakan dari masyarakat terhadap toko miras ilegal tersebut.

“Giat hari ini kita menindaklanjuti video yang viral malam tadi, sebelum keduluan masyarakat yang bertindak. Kita bertindak cepat supaya hal-hal yang tidak diinginkan melanggar hukum kita bisa tangani terlebih dulu, intinya seperti itu,” kata Suroto.

BACA JUGA:   Bupati Sebut Guru di Kotim 100 Persen Sudah Vaksinasi, Cek Faktanya?

Untuk proses hukum lebih lanjut polisi juga melakukan pemanggilan pada pemilik toko Cawan Mas yang menjual miras ilegal itu untuk menjalani proses lebih lanjut.

“Selama proses berjalan, maka tempat ini dan juga tempat-tempat lain akan kami pantau terus. Kita akan mengusut tuntas terhadap pemilik miras ilegal tersebut,” tutupnya.

Sebelumnya, razia yang dilakukan Wakil Bupati Kotim Irawati, terhadap toko Cawan Mas yang diketahui menjual minuman keras ilegal sempat mendapatkan perlawanan oleh penjual.

Padahal kedatangan orang nomor 2 di Kotim ini hanya menanyakan izin penjual miras, beberapa kali ditanya tidak direspon, malahan salah seorang pedagang wanita kabur begitu saja.

BACA JUGA:   Bupati Kotim : Jangan Sampai Ada Warga yang Kelaparan

“Ini ada izinnya gak, mana izinnya,” tanya Irawati pada penjual miras.

Tidak sopannya lagi loket yang terbuat dari trali besi yang khusus melayani pelanggan berusaha ditutup oleh pedagang miras itu. Akan tetapi upaya itu bisa dihalangi Irawati bersama petugas yang mendampinginya.

Tak berselang lama, adu mulut antara pedagang miras dan Irawati terjadi, pedagang tersebut malah menuding tindakan Wabup tersebut terlalu arogan.

“Ibu jangan arogan,” kata pedagang miras.

“Saya tidak arogan, saya menanyakan ada izinnya gak jualan minuman keras di sini,” sahut Irawati.

Adu mulut terus terjadi yang akhirnya anggota yang mendampingi Wabup juga ikut geram, dan dengan tegas menegur pemilik miras yang masih belum diketahui identitasnya tersebut. (Cha/beritasampit.co.id).