Disdukcapil Apresiasi KPU Katingan Melakukan Pemuktahiran Data

IST/BERITA SAMPIT - Anggota Komisioner KPU Habibi Mubarak (pakai Peci) didampingi Sekretaris Dukcapil Kabupaten Katingan Sukarti dan Kasi Sistem Informasi Administrasi Kependudkan (SIAK) Fredy Paska Prawiro.

KASONGAN – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Katingan Subandy diwakili anggota Divisi Perencanaan, data, dan Informasi Habibi Mubarak mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Katingan, Rabu 23 Juni 2021.

Habibi menyampaikan bahwa koordinasi dengan seluruh stakholder harus terus dilakukan dalam proses pemutakhiran data, karena semua punya peran dan tanggungjawab masing-masing, terlebih lagi peran Dinas Kependudukan yang mengurusi masalah administrasi kependudukan.

“Sejalan dengan apa yang disampaikan Ketua KPU (red,Subandy), dalam rangka memastikan proses pemutakhiran data berkelanjutan ini, koordinasi ke semua stakeholder harus jalan, bahkan juga berkelanjutan apalagi yang namanya Disdukcapil, mereka jelas bagian penting untuk pemutakhiran” tutur habibi.

IST/BERITA SAMPIT – Anggota Komisioner KPU Habibi Mubarak saat melakukan dialog bersama Sekretaris Dukcapil Kabupaten Katingan Sukarti .

Habibi kemudian menjelaskan beberapa isu penting dalam pemutakhiran yang harus dikoordinasikan bersama Disdukcapil, seperti permasalahan penduduk meninggal dunia yang selama ini bisa kembali masuk dalam daftar pemilih (DPT) saat akan dilaksanakan pemilu, serta adanya beberapa wilayah (RT/RW) yang pindah atau berubah ke Desa atau Kelurahan lain.

“Jadi yang sering muncul biasanya saat mendekati pemilu itu masalah pemilih meninggal dunia, ada yang protes kok bisa muncul namanya di daftar pemilih, padahal kita tau permasalahnnya kebanyakan warga tidak pernah lapor ke Dukcapil, selain itu juga ada informasi bahwa RT di daerah Bukit Batu dan sekitarnya, awalnya adalah Kelurahan Kasongan lama berubah menjadi Kelurahan Kasongan Baru, ini perlu kita koordinasikan,” ucap Habibi.

BACA JUGA:   Cegah Klaster Kantor, Anggota DPRD dan Pegawai Setwan Katingan Jalani Tes Swab

Terhadap permasalahan warga yang meninggal dunia, Kepala Disdukcapil Katingan diwakili Sekretaris Dinas Sukarti menyampaikan kendala terbesar data warga yang meninggal tersebut tidak dilaporkan oleh keluarga atau kerabat sehingga Dukcapil tidak bisa memproses secara administrasi.

“Kita itu siap melayani urusan kependudukan, bahkan misalnya warga melapor ada kerabat atau keluarganya meniggal kita segera proses secara administrasi, tapi kalau blm ada laporan tentunya kita tidak bisa apa-apa,” ucap Sukarti

Pihaknya juga menyampaikan bahwa mengapresiasi langkah-langkah KPU Katingan dalam melaksanakan pemutakhiran data berkelanjutan tersebut.

“Kita sangat mengapresiasi kepada KPU Katingan, saya rasa dengan cara seperti ini kedepannya kita tidak seperti dikejar-kejar dalam pemutakhiran data, tidak perlu lagi menggunakan cara pemutakhiran SKS (sistem kebut setahun)” ucap sukarti.

BACA JUGA:   Debit Air Sungai Katingan Naik Signifikan di 5 Kecamatan, Warga Diminta Waspada

Selanjutnya Sukarti menjelaskan dengan pemutakhiran data berkelanjutan ini dirasa akan memberikan dampak baik bagi Dukcapil sendiri maupun KPU Katingan, bahkan disampaikan pula bahwa Pemda Katingan pun akan senang.

“Bagus ini (pemutakhiran data berkelanjutan), dengan sosialisasi KPU Katingan sebenarnya kita sudah banyak menerima laporan dari Kecamatan dan Desa untuk data penduduk yang meninggal, tidak hanya Dukcapil, Pemda juga saya rasa menerima manfaat, terutama dengan ter updatenya data warga yang meninggal bisa membantu beban biaya yang dibayarkan kepada BPJS,”pungkasnya.

Untuk diketahui Kedatangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Katingan ke Kantor Dukcapil Kabupaten Katingan tersebut diwakili oleh Anggota yang membidangi Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Habibi, serta sekretariat KPU Katingan, disambut oleh Sekretaris Dukcapil Kabupaten Katingan Sukarti dan Kasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Fredy Paska Prawiro.

(Kawit/beritasampit.co.id