Buaya Besar Kembali Muncul, Warga di Pinggiran Sungai Harus Lebih Waspada

IST/BERITA FOTO - Diduga buaya yang sama berukuran cukup besar kembali muncul di tengah sungai sekitar Dermaga Penyeberangan Seranau dan di kawasan Wisata Ikon Jelawat Kota Sampit, Rabu 4 Agustus 2021.

SAMPIT – Seekor buaya berukuran cukup besar kembali muncul tidak jauh dari Dermaga Penyeberangan Seranau dan kawasan obyek Wisata Jelawat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu 4 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 Wib pagi.

Mengetahui hewan buas tersebut sudah mulai sering muncul, apa lagi di Daerah Aliran Sungai mentaya sekitar perkotaan yang padat penduduk. Masyarakat diminta waspada dan lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama yang bertempat tinggal di pinggiran sungai mentaya.

“Ini merupakan buaya yang sama yang muncul sebelumnya. Lokasi kemunculan hewan itu juga tidak jauh dari sebelumnya berjarak sekitar 400 meter,”kata Komandan Pos Jaga BKSDA Sampit, Kalimantan Tengah, Muriansyah, saat dikonfirmasi media ini, Kamis 5 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Bupati Kotim Hadir Beri Semangat Anak-Anak Peserta Lomba Mewarnai

Ia juga mengungkapkan, faktor penyebab buaya mendekati perairan sekitar pemukiman dikarenakan ada aktivitas masyarakat yang tanpa sengaja mengundang hewan tersebut datang.

“Contohnya masih ada Kandang ternak di tepi atau di atas sungai, kebiasaan membuang bangkai binatang seperti ayam, tikus, kucing, anjing, biawak,ular dan lain-lai  ke sungai. Dan membuang sampah khususnya sampah rumah tangga ke sungai,”ucapnya.

Sehubungan kemunculan buaya masih di tengah sungai dan di lokasi yang berbeda.  Sehingga langkah BKSDA sementara ini masih fokus mengedukasi dan mengimbau warga untuk berhati-hati saat beraktivitas di sungai terutama saat malam dan subuh hari serta jangan berenang di sungai.

BACA JUGA:   Sekitar 3.000 Daftar Tunggu Belum Terpasang PDAM di Kotim

“Jadi saat ini kita belum bisa menentukan titik pemasangan perangkap atau jerat buaya. Pemasangan bisa dilakukan apabila buaya terlihat di tepi sungai, kemunculannya berulang di lokasi yang sama dan di ketahui kenapa buaya muncul di tempat tersebut, misalnya ada kandang ayam,”tutupnya. (Cha/beritasampit.co.id)

(Visited 1 times, 1 visits today)