Pandemi Covid-19, Penjual Tanaman Hias di Palangka Raya Menjerit

Hardi/BERITA SAMPIT - Pemilik toko tanaman hias Keisha Florist Agung Widodo

PALANGKA RAYA – Selama pandemi Covid-19 penjualan tanaman hias mengalami penurunan, selain itu minat masyarakat terkait tanaman hias juga mengalami penurunan.

Agung Widodo yang merupakan, pemilik toko tanaman hias Keisha Florist menyampaikan bahwa pendapatan dirinya selama pandemi ini mengalami penurunan dibandingkan di hari biasanya sebelum adanya pandemi.

“Untuk penghasilan sebelum adanya pandemi ini, saya sebulan bisa meraup untung sebanyak 4 sampai 5 juta Rupiah, pada saat pandemi ini datang keuntungan yang bisa saya hasilkan hanya setengahnya saja,” ucapnya, saat ditemui di tempat usahanya di Jl. Patimura No. 17, Senin 23 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Palangka Raya Capai 78,12 Persen Vaksinasi Covid-19

Agung menjelaskan untuk tanaman hias yang sering diminati masyarakat seperti tanaman kecil, contohnya kucai. Selain itu untuk harga tanaman hias ini bervariatif dari harga Rp 15.000 sampai Rp 400.000 dan itu tergantung dari jenis tanamannya.

Hal senada juga disampaikan Bambang Subyanto yang merupakan pemilik toko tanaman hias Wijaya Mulya Florist, dirinya menyampaikan bahwa penjualan tanaman hias saat ini sedang mengalami terjun payung.

Penurunan penjualan itu berkisar dari 40 sampai 60 persen, berdasarkan informasi dari teman-teman sesama penjual tanaman hias ada juga yang mengalami penurunan sampai 70 persen.

BACA JUGA:   Dewan Minta Pemprov Kalteng Perhatikan Kesejahteraan Buruh

“Untuk sebulan saja yang beli tanaman hias ini cuma satu saja. Selain itu untuk usaha lain seperti perawatan taman dan pembuatan taman masih cukup lumayan,” lugasnya.

Sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jasa perawatan dan pembuatan taman hampir setiap bulan ada, akan tetapi untuk saat ini palingan tiga sampai enam bulan sekali baru ada.

(Hardi/Beritasampit.co.id)