Capaian Vaksinasi di Kalteng Urutan 2 Nasional

IST/BERITA SAMPIT - Foto bersama dalam kegiatan Vaksinasi Merdeka di Aula GSG Gereja Katedral Santa Maria Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Hingga saat ini jumlah masyarakat Kalimatan Tegah (Kalteng) yang telah divaksinasi sebanyak 926.248 orang (45,49 persen), dari target total sasaran vaksin Provinsi Kalteng 2.036.104 jiwa, dengan rincian Dosis I 560.185 orang (27,51 persen) dan Dosis II 351.882 orang (17,28 persen).

Data ini diungkap Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam kegiatan vaksinasi merdeka secara serentak di pesantren dan rumah ibadah, yang dilaksanakan di Aula GSG Gereja Katedral Santa Maria Palangka Raya, Selasa 7 September 2021.

“Progres capaian vaksin dengan jumlah vaksin yang diterima 1.117.600 dosis, dengan realisasi yang telah divaksin 926.248 orang atau 82,87 persen dengan posisi urutan 2 capaian vaksin Nasional,” ungkap Dedi.

BACA JUGA:   Ini Sikap 6 Cabang Terkait Badko HMI Kalselteng di Palangka Raya

Dia menjelaskan, Vaksin Merdeka yang telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 yang lalu, sebanyak 14.455 dosis. Sementara, pada kegiatan vaksinasi serentak saat ini di 14 kabupaten/kota telah mencapai 8.119 dosis dan telah melampaui target yang rencana awal dilaksanakan yaitu 3.000 dosis.

“Polda Kalteng juga telah membentuk Batalyon Vaksinator yang berjumlah 174 personel, terdiri dari 37 tim yang bertugas dalam 3 zona dengan 1 peleton cadangan. Batalyon Vaksinator terbukti telah berhasil mempercepat vaksinasi di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Dedi mengatakan, vaksinasi hari ini dilakukan di dua tempat yang berbeda, yaitu di Gereja Katedral Paroki Santa Maria, dan di Masjid Raya Darussalam. Target vaksinasi serentak kali ini yaitu sebesar 2.625 dosis.

BACA JUGA:   Ormas Kalteng Harus Satu Frekuensi Membangun Daerah

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dan ditinjau langsung secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Joko Widodo berpesan agar vaksin yang ada di Kalteng segera dihabiskan, sehingga kalau kurang bisa langsung minta ke Kementerian Kesehatan agar segera selesai program vaksinasi dan penyebaran Covid-19, penyebaran Covid Varian Delta bisa dihentikan di semua provinsi. (Hardi/beritasampit.co.id).