Warga Keluhkan Bantuan, Budy : Jangan Ada Penumpukan Bantuan di Posko

KAWIT/BERITA SAMPIT - Anggota DPRD Katingan Budy Hermanto dan Endang Susilawati saat meninjau langsung kondisi pengusian di desa Asem Kumbang.

KASONGAN – Warga banyak mengeluhkan bantuan banjir menumpuk di posko-posko, akibatnya masyarakat yang mengungsi malah tidak mendapatkan bantuan tersebut. Keluhan ini langsung diterima anggota DPRD Katingan Endang Susilawati dan Budy Hermanto saat meninjau secara langsung pengusian di desa Asem Kumbang Kecamatan Kamipang.

“Kami malah dapat laporan bahwa stok barang sudah cukup, eh malah fakta dilapangan masyarakat kita malah banyak warga yang mengeluh tidak menerima bantuan banjir berupa beras, padahal bantuan itu menumpuk di posko, tadi saya sudah minta dengan kepala desa untuk membagikan sembako yang ada. Kalo pun habis biar kita usulkan lagi,” ujar Budy Hermanto. Selasa, 14 September 2021, malam.

BACA JUGA:   Mutakhirkan Data Pemilih, KPU Dapat Dukungan dari Bupati Katingan

Alasan belum didistribusikannya bantuan ke masyarakat lantaran bantuan yang diterima dianggap masih minim. Menyikapi hal itu legislator asal partai Gerindra itu meminta aparat desa seharusnya secepatnya berkoordinasi kepihak terkait.

“Saya paham bantuan kita minim, tapi saran saya seberapa pun bantuan yang diterima seharusnya harus secepatnya distribusikan ke para pengusi atau pun warga yang mengalami kesulitan sekarang ini, jangan sampai ada terdengar masyarakat kita mengeluh soal tidak ada makanan,” jelasnya.

Dirinya berharap tidak ada penumpukan bantuan banjir di posko-posko, apalagi bantuan itu ditahan dengan alasan transportasi distribusi ataupun bantuan minim.

“Kalo memang kurang bantuanya biar kita carikan, ini masalah utamanya garis koordinasi yang tidak jalan. Masa iya kita menahan bantuan, padahal masyarakat kita betul-betul memerlukan sekarang,” tambanya.

BACA JUGA:   Warga Tiga Desa Terdampak Banjir di Katingan Hilir Dievakuasi Personel Satpolairud

Untuk diketahui banjir yang melanda kabupaten Katingan masih terjadi di wilayah selatan yakni Kecamatan Tasik Payawan dan Kampingan serta satu desa di kecamatan Mendawai desa Tumbang Bulan.

Kecamatan Tasik Payawan dari data yang terhimpun beritasampit.co.id berjumlah 1.179 KK yang terdampak banjir. Sedangkan untuk kecamatan Kamipang Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir berjumlah 2.047 KK dan terakhir Desa Muara Bulan 191 KK.

“Saya akan pantau terus soal distribusi bantuan ini, jangan sampai menumpuk dan malah dibagikan usai banjir. Warga kita yang mengusi juga perlu makan,” tutupnya.

(Kawit/beritasampit.co.id)