Mukhtarudin Dukung Penyerapan Produk Baja Lokal Optimalkan TKDN

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin di acara Profit CNBC Indonesia, Kamis, (23/9/2021).

JAKARTA— Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin menyatakan pentingnya pengawasan terhadap peningkatan penyerapan produk baja lokal, salah satunya meliputi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang mampu dongkrak kemampuan industri Nasional.

Menurut Mukhtarudin, penerapan TKDN untuk industri baja domestik menjadi prioritas dalam proyek pembangunan sektor infrastruktur di tanah air.

“Jadi, kalau kita melihat ya. Sebenarnya sudah banyak upaya pemerintah, dan DPR tentu mengkritisi dan mengawasi terutama dengan penerapan TKDN,” tutur Mukhtarudin secara virtual di acara Profit CNBC Indonesia, Kamis, (23/9/2021).

Untuk itu, Mukhtarudin meminta pemerintah perlu lebih memproteksi serta memperkuat industri baja nasional, agar memenuhi kebutuhan plat baja terkait kebutuhan produksi industri dalam negeri.

BACA JUGA:   Tekan Impor Bijih Besi, Mukhtarudin Usul Bentuk Pansus Untuk Benahi Sektor Hulu

“Dengan adanya keberpihakan pemerintah dalam rangka memproteksi itu, maka produksi baja lokal terserap dengan baik,” tandas politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini.

Diketahui, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah akan memperketat komitmen Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri untuk industri baja lokal, sehingga dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Hal ini dibuktikan dengan data yang dibeberkannya pada tahun lalu bahwa impor baja yang masuk ke Indonesia merosot hampir 35 persen.

Agus Gumiwang mengatakan neraca perdagangan baja pada semester pertama tahun ini masih mengalami surplus sebesar USD2,7 miliar. Angka ini berdasarkan nilai ekspor baja yang mencapai USD9,4 miliar, sedangkan impornya sebesar USD6,7 miliar.

BACA JUGA:   MPR: Bangun Kerja Sama Orang Tua dan Guru Sukseskan PTM Masa Pandemi

Agus menjelaskan bahwa baja merupakan sektor penting yang terus dibina pemerintah melalui Kemenperin. Sejumlah langkah telah dilakukan, bahkan bekerja sama dengan kementerian lain guna memperketat komitmen Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), khususnya untuk infrastruktur.

“Saya kira kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah ini patut kita apresiasi. Karena salah satu tujuan TKDN adalah untuk mengurangi impor. Dan tetap kita awasi, koreksi dalam rangka meningkatkan penyerapan bahan baku baja lokal kita,,” pungkas Mukhtarudin.

(dis/beritasampit.co.id)