Saadiah Uluputty Dukung Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Rakyat

Anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty.

JAKARTA– Anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty mendukung kebijakan pemanfaatan lahan bekas tambang dimanfaatkan menjadi lahan pertanian melalui program ‘Mari Kita Majukan Usaha Rakyat’ (Makmur), yang digagas Menteri BUMN Erick Thohir.

Menurut Saadiah, alih fungsi lahan bekas eksplorasi tambang menjadi lahan pertanian sangat perlu dilakukan, demi kesejahteraan para petani seluruh Indonesia.

“Saya mendorong adanya program revitalisasi lahan bekas tambang untuk lahan pertanian,” tutur Saadiah, Senin, (4/10/2021).

Polisi PKS Dapil Maluku ini menjelaskan tujuan program revitalisasi lahan bekas tambang tersebut untuk menciptakan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, serta mendorong kemandirian masyarakat secara ekonomi.

BACA JUGA:   Percepat Penyelesaian RUU TPKS Perlu Kolaborasi Semua Pihak

“Pemanfaatan lahan jadi lahan pertanian tersebut, dapat memberikan keuntungan ekonomi dan juga ekologi,” imbuh Saadiah.

Secara umum, permasalahan tambang di Indonesia disebabkan oleh sistem tambang terbuka atau open pit. Aktivitas tambang terbuka ini selalu melahirkan bahan galian, merubah lansekap dan topografi lahan, meninggalkan kolong atau lubang-lubang yang sebagian menjadi kolam air, pH ekstrim, polusi partikel debu, serta memiskinkan bahan organik, unsur hara dan mikroorgnisme.

BACA JUGA:   Kemendag: Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai

Mutu tanah akan menurun drastis akibat kehilangan tanah permukaan, humus dan terjadi pemadatan akibat aktivitas alat berat.

“Kita harus mendorong agar lahan bekas tambang itu dikembalikan kesuburan tanahnya. Harus ada treatment- treatment untuk kembalikan zat hara itu ya, agar bisa dimanfaatkan masyarakat,” pungkas Saadiah Uluputty.

(dis/beritasampit.co.id)