Pertanyakan Status Koperasi PHL, Warga Penuhi Janji Dirikan Tenda di Dinas Koperasi dan UMKM

DUDUK : IM/BERITASAMPIT - Masyarakat Desa Jatiwaringin saat duduk didepan pintu Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur.

SAMPIT – Masyarakat Desa Jatiwaringin, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mendatangi Dinas Koperasi dan UMKM.

Kedatangan mereka kali ini beda dengan sebelumnya, masyarakat langsung membawa terpal sebagai alas duduk tepat di depan pintu masuk dinas tersebut. Hal ini merupakan bentuk pembuktikan janji bila persoalan PHL belum usai pihaknya akan terus berjuang.

“Kedatangan kami kali ini untuk kembali mempertanyakan kejelasan soal permasalahan koperasi Produksi Hidup Lestari, karena sebelumnya kami juga datang membawa puluhan masyarakat dan saat itu mereka berjanji akan segera melakukan koordinasi soal koperasi ini. Tetapi masyarakat ini tidak bisa menunggu terus,” ucap Saripudin, salah satu masyarakat, Kamis 18 November 2021.

BACA JUGA:   Tendangan 'Jarum Suntik' Tak Mampu Dihadang Pol PP

Sebelumnya pada Tanggal 1 November masyarakat berjumlah 60 orang yang datang mendatangai kantor Dinas Koperesasi dan UMKM. Selanjutnya dinas mengambil tindakan menonaktifkan sementara akun koperasi PHL Online Data Sistem (ODS).

Kemudian, setelah masyarakat datang tersebut. Bupati Kotim Halikinnor mengeluarkan surat dengan Nomor : 500/591/EK/X/2021. Didalam surat itu Bupati menyebutkan, Pertama, agar Dinas Koperasi dan UKM mengkaji kembali permasalahan yang ada dilingkup Koperasi Produksi Hidup Lestari.

BACA JUGA:   Harga Gula Naik, Stok di Gudang Bulog Sampit Menipis Tersisa 1 Ton

Kedua, memberikan pembinaan, mediasi dan fasilitasi terkait permasalahan yang terjadi bersama-sama dengan Camat. Ketiga, Melaporkan hasil mediasi dan tindak lanjut kepada Bupati Kotawaringin Timur pada kesempatan pertama.

“Harapan terbesar masyarakat supaya cepat dilaksanakan rapat mediasi, dan agar permasalahan ini cepat selesai,” demikian Saripudin.

(im/beritasampit.co.id).