Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Banggar DPR: Produktivitas Dalam Negeri Jadi Tantangan

Anggota DPR RI dari fraksi Golkar Mukhtarudin.

JAKARTA– Tantangan agar Indonesia dapat mendorong pertumbuhan ekonomi negara dari negara berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan maju.

Anggota Banggar DPR RI dari fraksi Golkar Mukhtarudin mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan ekonomi, dengan memperhatikan faktor dan indikator ekonomi yang perlu ditingkatkan.

Kata Muktarudin, di samping menggunakan dan memperkuat berbagai instrumen yang dibutuhkan dalam proses menuju negara berpendapatan maju, baik fiskal maupun nonfiskal.

“Dan dalam hal ini saya kira tentu selalu meningkatkan produktivitas dalam negeri,” tutur Mukhtarudin, Rabu, (12/1/2022).

BACA JUGA:   Tinjau Bandara Soetta H-1 Natal, Kapolri Minta Pengawasan Ketat Masa Karantina PPI

Politisi Dapil Kalimantan ini juga mendorong program-program yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dalam negeri yang saat ini, dengan mengatasi hambatan oleh keadaan pandemi covid-19.

Seperti, beber Muktarudin, program diversifikasi ekonomi yang mencakup industrialisasi, peningkatan produktivitas UMKM, serta modernisasi pada sektor pertanian.

“Kami meminta pemerintah tetap berfokus pada program-program pemulihan ekonomi guna meningkatkan produktivitas dalam negeri,” pungkas Anggota Komisi VII DPR ini.

Diketahui sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa kesiapan dan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi diperlukan untuk menjawab tantangan di sektor industri manufaktur pada era perkembangan teknologi digital yang semakin maju dan canggih saat ini.

BACA JUGA:   Ibu Negara Iriana Joko Widodo Tegaskan Peran Perempuan untuk Kemajuan Bangsa

Agus menyampaikan hal itu secara vitual pada Munas Forum Lembaga Mahasiswa Perindustrian Indonesia (FLMPI) ke XXIV pada Selasa, 11 Januari 2022 di Politeknik AKA Bogor.

“Selain itu, juga diperlukan kesiapan dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan teknologi yang semakin cepat,” tandas Menperin Agus.

(dis/beritasampit.co.id)