Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga, Yuas Elko: Upaya Stabilisasi Harga Pangan Jelang Hari Besar

IST/BERITASAMPIT - Suasana saat mengikuti apel secera daring.

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko bersama jajaran dari Dinas Ketahanan Pangan Kalteng mengikuti kegiatan apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan periode Hari Besar Keagaman Nasional (HBKN) secara virtual, di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Senin 1 April 2024.

Dalam rangka menghadapi jelang Hari Raya Idul fitri tahun 2024 serta menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Badan Pangan Nasional serta Dinas yang menangani urusan pangan di 38 provinsi dan kota melaksanakan apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan periode HBKN.

Melakui kegiatan Gerak Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar secara hybrid: offline dan online, dimana kegiatan ini digelar terpusat di Komplek Gudang Bulog DKI Jakarta.

BACA JUGA:   Genangi Sejumlah Pemukiman, Pemko Palangka Raya Tetapkan Tanggap Darurat Banjir

Yuas Elko usia mengikuti apel, menyampaikan gerakan pangan murah serentak yang dilaksanakan saat ini diikuti 27 provinsi, salah satunya Kalteng yang diikuti oleh 8 kabupaten/kota.

Antara lain Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Katingan, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Murung Raya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok baik di tingkat produsen maupun konsumen, memberikan kemudahan aksesibilitas pangan bagi masyarakat, meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok bagi masyarakat dan sebagai pengendalian inflasi pangan Provinsi Kalteng,” ujar Yuas Elko.

BACA JUGA:   Hasil Pleno KPU: Prabowo-Gibran Meraih Kemenangan Hingga 73 Persen di Kalteng

Kegiatan itu sering dilakukan menjelang hari-hari besar keagamaan seperti saat ini ramadan, menjelang hari raya Idul fitri, hari raya Idul Adha, Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, sebagai upaya stabilisasi harga pangan pokok terutama beras, daging sapi, daging ayam ras, telor ayam ras, bawang merah dan bawang putih, cabai, minyak goreng dan gula pasir.

“Kebijakan ketahanan pangan agar masyarakat dapat memperoleh harga pangan pokok dengan harga yang terjangkau serta diupayakan sumber dari produksi dalam negeri,” pungkas Yuas Elko.

(Sya’ban)