Akses Pejalan Kaki di Gedung DPR Ditutup Jelang Pelantikan Presiden

Ilustrasi Gedung Parlemen Senayan. Dok: beritasampit.co.id/Adista Pattisahusiwa

JAKARTA— Sekretaris Jenderal dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melakukan pembatasan akses pintu masuk bagi pejalan kaki yang hendak memasuki Gedung Parlemen Senayan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Pintu masuk pejalan kaki itu berada di Jalan Tentara Pelajar, Palmerah Timur atau tepatnya di samping Pos Polisi Palmerah.

BACA JUGA:   Fadli Zon Tak Lagi Jadi Wakil Ketua DPR RI

“Hal itu dilakukan sesuai hasil rapat koordinasi dengan jajaran TNI/Polri, demi menjaga keamanan dan ketertiban jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden,” kata Setjen DPR RI, Indra Iskandar, Senin, (14/10/2019).

Pembatasan akses masuk pintu bagi pejalan kaki itu telah diberlakukan pada Senin 14 Oktober 2019 hingga 21 Oktober 2019 atau sehari setelah acara pelantikan Joko Widodo -Ma’aruf Amin.

BACA JUGA:   Puan Maharani: Anggota DPR Harus Tingkatkan Kapabilitas Hadapi Era Persaingan Global

“Dibuka pukul 06.00 – 07.50 WIB, hanya untuk masuk. Dibuka pukul 16.30 – 17.30 WIB hanya untuk keluar,” demikian Indra Iskandar.

(dis/beritasampit.co.id)