Musisi Kalteng Polisikan Hotel Bahalap

LAPOR - Musisi Kalteng, Endang Harianto alias Dadang Nekad (tengah) saat melapor di Polda Kalteng

Editor: Akhiruddin

PALANGKA RAYA – Musisi asal Kalimantan Tengah, Endang Harianto alias Dadang Nekad melaporkan managemen Hotel Bahalap ke Polda Kalteng, 15 Oktober 2019.

Dadang melaporkan managemen Hotel Bahalap karena dianggap melanggar tentang perlindungan konsumen, hak anak serta tentang undang-undang perkawinan.

Sebelumnya Dadang juga dilaporkan oleh pihak Hotel Bahalap ke Polda soal pelanggaran ITE. Pasalnya Dadang menyebarkan video lewat media sosialnya (facebook) yang berisi saat Dadang dihalangi petugas Hotel Bahalap untuk menemui istrinya.

Video yang berdurasi sekitar 12 menit diupload pada Minggu 06 Oktober 2019,atas nama Akun Facebook Dadang Dadang Nekat Nekat tersebut berisi video saat Dadang Nekat terlibat perdebatan sengit dengan pihak keamanan dan manajemen Hotel Bahalap.

“Klien saya hanya berniat ingin mendatangi istri untuk bertemu. Pasalnya anak dari yang bersangkutan kangen ingin bertemu istrinya,” kata Penasihat Hukum Endang, Suriansyah Halim di Polda Kalteng, Selasa (15/10/2019).

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Gelar Rapat Diseminasi Penguatan Sistem Inovasi Daerah

Endang, lanjut Suriansyah, pihak hotel diduga menghalang-halangi dengan alasan privasi. Bahkan pihak hotel sempat menyebutkan istri Dadang sudah check out. Namun saat diminta data kapan check outnya, pihak Hotel enggan memberikan data.

“Sebenarnya jika hotel tersebut memberikan data kapan check outnya, kami tidak mempermasalahkan. Ini kok diduga menutupi, padahal yang jadi konsumen klien kami bukan istrinya,” tuturnya.

Terpisah, Dadang mengungkapkan, sebenarnya jika istrinya tidak mau ketemu dirinya, seharusnya pihak hotel menyampaikan ke dirinya. Akan tetapi setelah menunggu sekitar empat jam lamanya, pihak hotel tidak ada keterangan yang jelas.

“Bilang lah kalau istri saya tidak mau ketemu, kok bilangnya sudah check out, namun ketika diminta datanya tidak mau memberikan. Padahal saya yang memesan hotel tersebut selama dua malam,” ucapnya.

BACA JUGA:   Berkas Perkara Dugaan Korupsi Proyek Penimbunan Jalan Desa Asem Kumbang Dikembalikan, Ada apa Yah?

Menurutnya, sebelum kejadian ini, Ia beserta istri sempat bertemu dan jalan bareng dengan alasan membeli hadiah untuk anaknya. Endang juga sempat menunjukan buku nikah, bahwa dirinya masih sah suami istri.

“Aneh saja awalnya baik dan menunjukkan surat nikah ke pihak hotel, timbul datang kesini jawaban pihak hotel seperti itu,” jelasnya.

Ditempat berbeda, manajemen hotel tersebut enggan memberikan tanggapan terkait permasalahan ini. “Pihak Manajemen tidak mau membahas permasalahan ini,” ucap salah satu petugas keamanan hotel berbintang tersebut, Selasa (15/10/2019)

Saat dikonfirmasi awak media terkait kasus ini, petugas Bidang Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalteng, membenarkan kasus tersebut sudah dilaporkan di Polda Kalteng. “Tunggu proses, untuk kejelasannya lebih lanjut,” pungkas salah seorang penyidik Polda Kalteng yang enggan dipublikasikan namanya.
(aul/beritasampit.co.id)