Satpol PP Akan Rutin Razia, Sunardi : Sekolah Perketat Izin Keluar Pelajar

KENAKALAN REMAJA : AR/BS - Wakil Bupati Katingan Sunardi N.T Litang

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Di Kabupaten Katingan baru-baru ini dihebohkan tentang adanya Kenakalan remaja, yaitu ada 3 orang pelajar SMA terlibat pesta minuman keras dengan 1 orang laki-laki di kamar losmen di seputaran Kereng Humbang saat jam pelajaran, pada Selasa (5/11/2019).

Pesta miras tersebut tercium anggota Satpol PP Katingan, dan kemudian 3 perempuan yang masih mengunakan atribut sekolah dan 1 laki-laki mengunakan pakaian biasa itu akhirnya digelandang ke kantor Satpol PP untuk dimintai seputar keterangannya. Akibat pesta miras di kamar losmen inipun kemudian viral di dunia maya seperti jejaring Facebook.

BACA JUGA:   Blak-blakan! Nadalsyah Bocorkan Dukungan Pilgub Kalteng

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Katingan Sunardi NT Litang mengatakan ini adalah untuk bahan evaluasi pihak pemerintah, orang tua, pihak sekolah bersama pihak terkait lainnya untuk melakukan pengawasan.

“Memang sampai saat ini Satpol PP Katingan, saya perintahkan untuk terus bergerak melakukan razia di tempat-tempat seperti losmen maupun tempat rawan untuk menekankan yang namanya pergaulan bebas dan agar terhindar dari pesta miras bahkan Narkoba,” terang Sunardi N.T Litang kepada beritasampit.co.id, Kamis (7/11/2019) kemaren.

Menurutnya, apabila ada masyarakat yang kedapatan saat di razia terbukti melakukan perbuatan yang tidak pantas, maka akan ada sanksi moralnya, seperti dipanggil atau dibikinkan surat peringatan agar tidak mengulangi kesalahan tersebut.

BACA JUGA:   Katingan Rancang Tahura di Sanaman Mantikei

“Kami menghimbau untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Katingan supaya memperketat izin keluar belajar siswa-siswinya pada saat jam istirahat,” singkatnya.

Selain itu, orang tua juga harus mewaspadai pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan terlibat narkoba. Permasalahan seperti ini harus terus diperhatikan, karena menjadi pekerjaan rumah bersama, supaya tidak terjadi lagi di kemudian hari.

(ar/beritasampit)