Rombongan Kementerian Pariwisata Kagum Melihat Prof Dr Birute Mary Galdikas Masih Gigih Aktif ke TNTP

Keterangan Foto : Rombongan dari Kementerian Pariwisata didamping Wahyudi Kadis Pariwisata Kabupaten Kobar,vsaat foto bersama dengan Prof Dr Birute Maru Galdikas di Herbarium OFI Desa Pasir Panjang.

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) adalah sebuah taman nasional yang terletak di semenanjung barat daya provinsi Kalimantan Tengah.

Taman nasional ini terkenal sebagai wilayah konservasi Orangutan, salah satu spesies primata terunik di dunia.

Salah satu aktivis pelestarian alam Prof Dr Birute Galdikas merupakan salah satu sosok yang berjasa dalam usahanya melestarikan alam, khususnya terhadap spesies orangutan.

Ahli primatologi ini telah mendedikasikan waktunya mempelajari dan melestarikan spesies orangutan yang hampir punah. Atas Kegigihannya pun ia pernah mendapatkan penghargaan kalpataru dari Pemerintah Indonesia untuk usahanya di bidang pelestarian.

Hal inilah yang membuat Departemen Strategi dan Komunikasi II Kementerian Pariwisata Kreatif (Kemenparekraf) merasa bersyukur bisa bertemu langsung dengan Prof Dr Birute.

“Memang betul Pak, beliau (Prof Dr Birute, red) dalam usia senjanya masih kelihatan gigih aktif ke TNTP. Kami rombongan dari Kementerian Pariwisata sangat bersyukur saat berkunjung ke Pangkalan Bun mau ke TNTP bisa bertemu langsung,” kata Asisten Departemen Strategi dan Komunikasi II Kementerian Pariwisata Kreatif (Kemenparekraf) Diah Paham, saat berbincang melalui telepon selulernya di Jakarta dengan beritasampit. Senin (2/12/2019).

BACA JUGA:   Istimewa! Kado Tahun Baru dari Gubernur, Jalan PBun–Kolam Bisa Ditempuh 45 Menit

Diah Paham juga menyampaikan terimakasih kepada kepala Dinas Pariwisata yang telah memandu menjembatani pertemuannya dengan Prof Dr Birute.

“Kami ucapkan terimakasih, ke Pak Wahyudi atas bantuannya kami bersama rombongan bisa bertemu dan diskusi dengan Ibu Birute,” imbuh Diah.

Diah juga menambahkan kunjungannya ke TNTP sekaligus membawa influencer dari USA dan Indonesia untuk syuting film promosi pariwisata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Taman Nasional Tanjung Puting.

“Alhamdullillah, bisa bertemu dan kami sedikit diskusi dengan beliau, tentang lebih jauh rencana beliau kedepan, akhirnya dari hasil diskusi kami mengetahui keinginannya untuk menyelenggarakan event besar pada bulan Desember 2021 bertepatan dengan 30 tahun Deklarasi Tanjung Puting dan 50 tahun dedikasi beliau untuk Orangutan di Tanjung Puting,” ungkap Diah Paham.

Menurut Diah, dari hasil diskusi apa yang dijelaskan Prof Birute, Kementerian Pariwisata mendukung penuh.

BACA JUGA:   Wajah Baru Kota PBun, 'Pentol Raksasa' dan Bunga Warna-Warni
Diah Paham, Asdep Strategi dan Komunikasi II, Kemenparekraf, saat menerima Komik Birute Penyelamat Orangutan
Diah Paham, Asdep Strategi dan Komunikasi II, Kemenparekraf, saat menerima Komik Birute Penyelamat Orangutan.

Prof Dr Birute Mary Galdikas Presiden Oranggutan Foundation (OFI) melalui juru bicaranya Dorprawati Sibuarian Manajer Kampanye Orangutan OFI dikonfirmasi membenarkan telah menerima kunjungan rombongan yang dipimpin Diah Paham dari Asisten Departemen Strategi dan Komunikasi II Kementerian Pariwisata Kreatif (Kemenparekraf).

“Pertemuan bersama rombongan dari Kementerian Pariwisata, didampingi Kadis Pariwisata Kabupaten Kobar di ruangan Herbarium pada Minggu 1 November 2019, sekaligus menggelar diskusi rencana event besar OFI tahun 2021,” ujar Dorprawati.

Dilain pihak Kepala Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat Wahyudi mengatakan pertemuan rombongan Kementerian Pariwisata bersama Prof Dr Birute Galdikas berlangsung dengan baik dan penuh harmonis.

“Alhamdulillah pertemuan berlangsung dengan baik. Kementerian Pariwisata membawa influencer dari USA dan Indonesia untuk syuting film promosi pariwisata KSPN Tanjung Puting, berarti Taman Nasional Tanjung Puting yang hanya ada di Kabupaten Kotawaringin Barat Kalteng, sudah semakin terkenal di dunia,” pungkas Wahyudi.

(Man/beritasampit.co.id).